Stan Pasar Melati Rusak

639
BUTUH PERHATIAN: Suasana Pasar Melati di Kopeng, Getasan. (ABDILLAH MUNIR/RADAR SEMARANG)
BUTUH PERHATIAN: Suasana Pasar Melati di Kopeng, Getasan. (ABDILLAH MUNIR/RADAR SEMARANG)
BUTUH PERHATIAN: Suasana Pasar Melati di Kopeng, Getasan. (ABDILLAH MUNIR/RADAR SEMARANG)

GETASAN- Desa wisata Kopeng, Kecamatan Getas, Kabupaten Semarang perlu perhatian lebih dari pemerintah. Pasalnya, banyak infrastruktur di kawasan wisata ini yang mulai rusak. Seperti di Pasar Melati dan Wisata Kopeng. Padahal destinasi wisata ini banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun manca negara.

Pantauan Radar Semarang kemarin (15/2), di Pasar Melati yang merupakan tanah bengkok Desa Kopeng, beberapa stan warga sudah mulai rusak. Di samping itu, penataan parkir satu arah masih belum terkoordinasi dengan baik. Sementara di Wisata Kopeng, kolam renang terpantau lengang, karena musim penghujan. Jalan keluar wisata menuju parkiran dan jalan raya rusak.

Menurut Wiyono, 35, penjual sate di Pasar Melati, beberapa stan penjualan ada yang rusak. Tapi harusnya penyewa tempat yang memperbaiki. Karena beberapa warga dagangannya tidak terlalu laku, mereka berhenti berjualan di Pasar Melati. Akibatnya, stan menjadi tidak terurus.

“Kepala desa sudah memberikan tempat usaha untuk warga Desa Kopeng. Tapi warga yang kurang bisa menjaga dan merawat, membuat beberapa stan rusak. Harusnya penyewa awal tanggung jawab. Sehingga tidak merusak pemandangan Pasar Melati ini. Kasihan pedagang yang lain,” katanya.

Dewi, 24, pengunjung Wisata Kopeng mengatakan, jika jalan akses menuju objek wisata ini dibangun akan menambah kenyamanan para wisatawan lokal dan mancanegara. Selama ini kerusakan jalan belum ada perhatian dari pemkab. “Ini kan objek wisata potensial, karena itu infrastruktur jalan perlu dijaga dengan baik. Toh jika wisatawan banyak, juga bisa memberikan pemasukan bagi PAD pemkab,” ujarnya. (abd/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.