Kontrak Terminal Muntilan Habis

759
HABIS : Suasana terminal Muntilan terlihat sepi saat musim penghujan. Banyak bus dan angkutan yang tidak masuk ke terminal saat hujan. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
HABIS : Suasana terminal Muntilan terlihat sepi saat musim penghujan. Banyak bus dan angkutan yang tidak masuk ke terminal saat hujan. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
HABIS : Suasana terminal Muntilan terlihat sepi saat musim penghujan. Banyak bus dan angkutan yang tidak masuk ke terminal saat hujan. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID— Kontrak pemakaian terminal Muntilan oleh Pemkab Magelang segera habis. Sejauh ini belum ada kepastian perpanjangan kontrak dengan PT Kereta Api Indonesia selaku pemilik lahan.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengaku sedang melakukan negosiasi ulang dengan PT KAI Daerah Operasi 6 Jogjakarta. “Langkah yang dilakukan sesuai kesepakatan yakni negosiasi ulang,” terangnya, Senin (16/2).

Negosiasi tersebut, kata dia, terkait dengan besaran sewa sekaligus jangka waktunya. Bila anggaran Pemkab memungkinkan, jangka waktu sewa akan dibuat lima tahun dalam sekali perjanjian.

“Namun sebelum kesepakatan dilakukan, Pemkab akan meminta keterangan langsung ke Ditjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan dan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan mengenai kejelasan status tanah yang disewakan,” urainya.

Terkait dengan retribusi terminal, Bupati mengatakan bahwa sampai dengan saat ini pendapatan retribusi masih seimbang dengan biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan. “Dengan mempertimbangan usia bangunan juga,” katanya.

Namun demikian, Pemkab berencana melakukan peninjauan atas tarif retribusi tahun ini. Hasil tinjauan akan ditetapkan dalam Peraturan Bupati. “Hal itu sebagaimana ketentuan peraturan daerah nomor 4 tahun 2012 tentang jasa usaha,” tandasnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sunarno mengatakan, pihaknya memperoleh informasi bahwa kontrak terminal Muntilan sudah habis. “Menurut data dan info yang dimiliki, kontrak habis dan belum ada kesepakatan kembali untuk waktu selanjutnya dengan PT KAI. Untuk itu kami berharap supaya segera ditegaskan,” jelasnya.

Menurutnya, perlu segera dilakukan langkah-langkah supaya fungsi terminal Muntilan bisa tetap dipergunakan. Mengingat, hal itu menyangkut keberlangsungan terminal berikut kios-kios yang ada di sekitarnya. “Sudah sejauh mana langkah yang dilakukan terkait hal tersebut,” katanya. (vie/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.