Liput Porseni SMP, Wartawan Kena Mercon

1089
NYASAR: Siswa SMPN 2 Banjarnegara menyulut mercon sreng dor untuk menyalakan obor. (RADAR BANYUMAS/JPNN)
NYASAR: Siswa SMPN 2 Banjarnegara menyulut mercon sreng dor untuk menyalakan obor. (RADAR BANYUMAS/JPNN)
NYASAR: Siswa SMPN 2 Banjarnegara menyulut mercon sreng dor untuk menyalakan obor. (RADAR BANYUMAS/JPNN)

BANJARNEGARA – Sebuah insiden kecil terjadi dalam pembukaan Pekan Olahraga, Sains dan Seni (Porseni) SMP Negeri 2 Banjarnegara atau yang dikenal dengan singkatan Esphero, Senin (16/2). Pada saat penyalaan obor Porseni ke XIII yang diselenggarakan tiap tiga tahun sekali ini, seorang wartawan yang sedang meliput, M Syarif SW terkena mercon sreng dor. Akibatnya, bagian dada baju yang dikenakannya hangus. Lengan kirinya juga terluka.

Syarif mengatakan, saat itu, mercon sreng dor yang digunakan untuk menyalakan obor mengenai bajunya, lalu percikannya mengenai tangan sehingga lengan kirinya mengalami luka bakar.

Kepala SMP Negeri 2 Banjarnegara, Doko Harwanto meminta maaf atas insiden ini. Dia mengatakan pihaknya telah berhati-hati dengan mengarahkan sreng dor agar dapat meluncur ke atas. Sehingga diharapkan tidak mengenai para pengunjung yang berada di area pembukaan Porseni ke XIII.

Dia mengatakan, penggunaan sreng dor ini sebenarnya hanya sebagai media untuk menyalakan api dari obor yang dibawa siswa. Dengan sreng dor ini, maka api dari obor kecil bisa disalurkan ke obor utama menggunakan kawat. Pada Porseni selanjutnya, pihaknya akan mencari media lain yang tidak membahayakan pengunjung.

Terlepas dari insiden ini, pembukaan Porseni ke XIII berlangsung meriah. Masing-masing kelas mengirimkan satu kontingen dengan nama provinsi di Indonesia. Terdapat 25 kontingan dengan pakaian khas provinsi yang diwakili. Masing-masing kontingen, menunjukkan aksi khas saat berada di depan podium.

Pada Porseni kali ini, panitia mempertandingkan 10 cabang olah raga, yakni basket, bola voli, bulu tangkis, lari estafet, futsal, catur, tarik tambang, tenis meja, takraw, dan estafet balap karung. Selain 10 jenis pertandingan tersebut, panitia juga mempertandingkan 17 lomba yaitu defile, cheerleader, puisi, pidato bahasa Jawa, story telling, kaligrafi, tartil, azan, komputer (world dan power point), olimpiade mata pelajaran, karya kreatif, menyanyi tunggal, paduan suara, grafiti, peragaan busana muslim, tumpeng serta lomba 7 K. (drn/bdg/jpnn/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.