Verifikasi PSIS Lancar

486
CUKUP LAYAK: Finance Manajer PT Liga Indonesia Yulius Amos (kanan) didampingi asisten Meina Mairela bersama Manajer Tim PSIS Adi Saputro saat meninjau kelayakan Stadion Jatidiri Semarang beberapa waktu lalu. (BASKORO/RADAR SEMARANG)
CUKUP LAYAK: Finance Manajer PT Liga Indonesia Yulius Amos (kanan) didampingi asisten Meina Mairela bersama Manajer Tim PSIS Adi Saputro saat meninjau kelayakan Stadion Jatidiri Semarang beberapa waktu lalu. (BASKORO/RADAR SEMARANG)
CUKUP LAYAK: Finance Manajer PT Liga Indonesia Yulius Amos (kanan) didampingi asisten Meina Mairela bersama Manajer Tim PSIS Adi Saputro saat meninjau kelayakan Stadion Jatidiri Semarang beberapa waktu lalu. (BASKORO/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Diwakili oleh Manajer tim PSIS, Adi Saputro, tim berjuluk Mahesa Jenar itu Siang (17/2) kemarin telah menjalani versifikasi keuangan oleh PT Liga Indonesia di Jakarta.

Adi dihubungi kemarin mengatakan, verifi kasi keuangan yang dilakukan oleh operator kompetisi itu kemarin berkisar seputar laporan keuangan tim selama melakoni kompetisi Divisi Utama musim 2014 kemarin. “Jadi mereka (PT Liga Indonesia, Red) memastikan setiap tim Divisi Utama untuk tidak memiliku tunggakan gaji pemain musim kemarin. Selain itu kami juga memberikan laporan proyeksi keuangan musim ini,” terang Adi.

Dalam versifikasi kemarin, Adi yang mewakili PSIS bersama dengan beberapa perwakilan kontestan Divisi Utama lainnya seperti tim Persiwangi Banyuwangi, Persiba Bantul maupun tim yang baru promosi tahun ini Villa 2000. “Jadi verifikasi keuangan sudah berlangsung sejak pekan kemarin kebetulan PSIS mendapat giliran untuk diverifi kasi di Jakarta hari ini (kemarin, Red),” sambungnya.

Lebih lanjut Adi mengatakan, pada prinsipnya verifikasi keuangan yang telah di jalani tim Mahesa Jenar kemarin tidak ada masalah, hanya ada beberapa kekurangan masalah administrasi yang harus segera dibereskan manajemen PSIS. “Seperti contoh misal dalam surat pernyataan kami kemarin hanya ditandatangani oleh CEO, namun ternyata PT Liga meminta juga ditandatangani kapten tim jadi nanti akan kami susulkan. Itu saja sih kendalanya, yang lain 90 persen berjalan lancar,” bebernya.

Selain verifikasi keuangan yang telah dilakukan PSIS kemarin, rencananya dalam waktu dekat PT Liga Indonesia juga akan melakukan verifikasi insfrastruktur termasuk home base tim Mahesa Jenar yaitu Stadion Jatidiri. “Saya kira kalau verifikasi Stadin tidak ada masalah, karena selama ini Stadion Jatidiri masih cukup layak untuk menggelar Divisi Utama. Untuk jadwal pastinya verifikasi Stadion nanti PT Liga akan segera memberitahu kami,” sambungnya.

Mengenai verifi kasi kelayakan Stadin Jatidiri sebenarnya PSIS beberapa waktu lalu telah kedatangan perwakilan dari
PT Liga Indonesia terkait pengajuan lisensi kelayakan Stadion Jatidiri sebagai home base mereka. “Tapi itu standarnya lain, kalau versifi kasi yang kemarin mengacunya pada kompetisi level tertinggi. Kalau yang versifikasi kelayakan nanti standar yang digunakan yaitu Divisi Utama,” pungkas Adi Saputro kemarin. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.