IKASI Tunggu Hasil Singapura Open

414
ANDALAN : Para atlet anggar yang tergabung dalam Ikatan anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Jateng harus segera bersiap dalam menghadapi babak kualifikasi PON XIX Jabar. (Baskoro septiadi/radar semarang)
ANDALAN : Para atlet anggar yang tergabung dalam Ikatan anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Jateng harus segera bersiap dalam menghadapi babak kualifikasi PON XIX Jabar. (Baskoro septiadi/radar semarang)
ANDALAN : Para atlet anggar yang tergabung dalam Ikatan anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Jateng harus segera bersiap dalam menghadapi babak kualifikasi PON XIX Jabar. (Baskoro septiadi/radar semarang)

SEMARANG – Tim anggar Jateng belum menggelar program Pelatda sentralisasi sebagai salah satu persiapan intensif mereka untuk menghadapi babak kualifikasi PON XIX Jabar yang akan digelar, September mendatang.

Ketua Ikatan anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Jateng Kukuh Birowo dihubungi kemarin mengatakan, selama ini, atlet anggar masih menjalani program Pelatda desentralisasi di kabupaten/kota masing-masing. “Pelatda sentralisasi rencananya baru akan digelar mulai April. Karena program dari KONI hanya mengizinkan tim anggar latihan selama tujuh bulan saja, akhirnya kami memutuskan untuk menggelar Pelatda April-September. Kalau bisa berakhirnya mendekati Pra PON agar materi latihan yang disampaikan masih hangat,” ungkapnya kepada Radar Semarang.

Disinggung mengenai jumlah atlet, pria yang juga salah satu anggota Komisi E DPRD Jateng itu mengatakan, di program sentralisasi mendatang rencananya Jateng akan memasukkan 24 atlet terbaik mereka. “Sebanyak 24 atlet itu hasil penjaringan dari ajang Kejurnas di Samararinda lalu. Tinggal nanti yang masuk Pelatda jumlahnya kami sesuaikan dengan kuota. Tapi kalau bisa semua ya lebih bagus,” sambung Kukuh Birowo.

Menghadapi babak kualifikasi dan ajang yang sebenarnya PON mendatang, Kukuh menegaskan Jateng berharap bisa tampil lebih baik dibanding dengan ajang serupa yaitu PON 2012 yang digelar di Riau lalu.

Sebagai tolak ukurnya, sebelum turun di Pra PON mendatang anak-anak Jateng kata Kukuh akan lebih dulu digodok di berbagai kejuaraan termasuk Singapura Open yang rencananya akan digelar bulan Juni 2015 mendatang. “Dari hasil kejuaraan itu, saya baru bisa memberi evaluasi, mana yang harus dibenahi untuk kemudian kami akan menyusun target di Pra PON dan PON. Sementara ini saya mengimbau kepada masing-masing pelatih untuk memperkuat mental atlet,” tandasnya.

Di ajang Singapura Open itu IKASI Jateng rencananya akan menerjunkan 18 atlet terbaik yang ditargetkan untuk bisa mencuri minimal dua emas salah satunya yang dia harapkan dari nomor beregu. “Harapan kami bisa lebih dari dua emas apalagi sekarang di nomor sable sudah memakai pelatih nasional dan juga di nomor floret kami sudah menggunakan jasa pelatih asing,” pungkasnya kemarin. (amh/bas/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.