Jam Tangan Second Banyak Diburu

672

SEMARANG – Tak hanya penunjuk waktu, jam tangan juga bisa sebagai pemanis penampilan seseorang. Bahkan beberapa pengoleksi rela merogoh kocek dalam-dalam demi mendapatkan jam tangan idaman untuk menghiasi pergelangan mereka.

Bagi sebagian orang, merek arloji dianggap sebagai semacam gengsi. Harga dan model sudah menjadi nomor sekian, asal barang tersebut orisinil. Seperti yang dikatakan Imron. Bapak dua anak asal Semarang Tengah ini mengku pede jika mengenakan jam tangan bukan kw. “Kalau asli, rasanya beda ketika dipakai. Nyaman di pergelangan. Antep-nya pun lain,” jelasnya ketika sedang berburu arloji di Pasar Johar Semarang.

Dia memang lebih suka mendapatkan jam tangan di pasar tradisional ketimbang dari outlet resmi. Selain bisa lebih lama menimbang-nimbang pilihan, harganya pun terbilang murah. Barang second hand bukan sebuah masalah bagi Imron. “Second tidak masalah. Yang penting orisinil. Toh jika beli baru, dua atau tiga bulan kemudian kondisinya sama seperti ini,” lanjutnya.

Selama beberapa tahun ini, Imron percaya kios milik Aang di Lantai 2 Pasar Johar Utara nomor 1 Semarang menyediakan jam tangan orisinil. Menurutnya, selama ini dia tidak pernah diapusi. “Awalnya memang tidak percaya. Tapi setelah dicek sana-sini, ternyata barangnya memang asli,” ungkap Imron.

Sementara itu, pemilik kios jam tangan, Aang mengaku mendapat jam tangan orisinil tersebut dari teman-teman dan pengunjung lain. Pengalaman sebagai ahli reparasi arloji sejak tahun 1998 membuat Aang bisa membedakan mana jam orisinil, mana yang abal-abal. “Dilihat dari chasing dan mesin, sudah kelihatan. Memang harus dibongkar dulu untuk memastikannya,” paparnya.

Untuk memastikan pembeli, Aang memberi garansi satu bulan. “Biar sama-sama enak,” imbuhnya. Rata-rata dagangannya berkondisi antara 70-80 persen. Jadi bisa dibilang masih pantas dipakai. Sementara harga bervariasi tergantung merek dan kondisi. Ada yang Rp 650 ribu, Rp 800 ribu, atau Rp 950 ribu.

Kemarin, kata Aang, ada Seiko yang harganya menyentuh Rp 1 juta lebih. “Tapi sudah laku beberapa hari yang lalu,” cetusnya. Selain menjual barang orisinil second, Aang juga menawarkan onderdil, baterai, tali, chasing, serta jam tangan baru eceran dan grosir. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.