Minta Evaluasi Stadion Kraton

422
PENUH : Saat bertanding dengan tim besar, stadion Kota Batik selalu penuh sesak penonton. Namun akan merusak kenyamanan jika stadion sedikit rusak. (Hanafi/radar semarang)
PENUH : Saat bertanding dengan tim besar, stadion Kota Batik selalu penuh sesak penonton. Namun akan merusak kenyamanan jika stadion sedikit rusak. (Hanafi/radar semarang)
PENUH : Saat bertanding dengan tim besar, stadion Kota Batik selalu penuh sesak penonton. Namun akan merusak kenyamanan jika stadion sedikit rusak. (Hanafi/radar semarang)

PEKALONGAN – Stadion Kota Batik di Kraton Pekalongan Barat, home base klub Persip Pekalongan menjadi sorotan Polres Pekalongan Kota. Karena banyak mengalami kerusakan, yang bisa berakibat membahayakan penonton.

Hal tersebut, disampaikan Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan pada Analisis dan Evaluasi (Anev) Pertandingan Persija vs Persip dan Persiapan PAM Divisi Utama 2015, di aula Mapolres Pekalongan, Jumat (20/2). “Dari pantauan tim kami, beberapa lantai dan tembok mengalami keretakan, banyak kerusakan fasilitas lain, beberapa loket dan pintu utama terbuat dari kaca tanpa teralis besi. Sehingga berpotensi pecah,” terang Luthfie.

Dengan itu, Polres meminta pertimbangan kepada Dinas Aset sebagai pemilik stadion Kota Batik untuk merevisi kekuatan daya tampung stadion ditinjau dari kerusakan saat ini. Perwakilan KONI Kota Pekalongan Bambang Sumitro menegaskan kekurangan tersebut menjadi PR bagi penyelenggara. “Pada pertandingan persahabatan kemarin (Persip vs Persija) memang diluar dugaan. Penuhnya penonton dan antusiasme masyarakat yang tinggi memang kurang diantisipasi,” ujarnya.

GM Persip Pekalongan Aam Ichwan menerangkan pihaknya menyiapkan langkah yang akan diambil terkait kesiapan pertandingan berikutnya. “Pertama dari minta tambahan keamanan. Sampai permasalahan penonton. Juga termasuk pengetatan tiket agar tidak ada calo,” ucap dia.

Juga termasuk kesepakatan untuk menempatkan suporter tamu di tribun selatan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Kalongmania. “Intinya kami akan patuhi apa yang akan direkomendasikan, termasuk jika nanti ada pembatasan penonton dan lain sebagainya,” ujar Aam.

Dalam kesempatan tersebut, Aam juga menyampaikan terkait pertandingan yang akan digelar Sabtu sore (21/2) antara Persip vs PSIM, bahwa suporter PSIM tidak jadi datang karena ada pemilihan ketua suporter di hari yang sama.

Namun pernyataan Aam, sempat dibantah oleh Dedi Setya, perwakilan Kalongmania. “Kami baca di media, bahwa mereka akan tetap datang. Hal ini perlu disoroti, karena dalam sejarah kami pernah bentrok. Sehingga kami harap ada pengamanan khusus,” tegas dia.

“Kami tetap akan ikrar damai antar suporter, sehingga untuk suporter masih bisa kami atur, namun dengan penonton umum kami tidak bisa jamin,” ucapnya.

Dalam kesempatan kemarin, Kabagops Kompol Hartono juga sampaikan beberapa rekomendasi terkait pengamanan pertandingan sepakbola. Salah satu butir yang ditegaskan adakah adanya larangan melakukan politik praktis saat pertandingan berlangsung. Hal tersebut terkait suhu politik jelang Pilwalkot saat ini. (han/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.