Terus Cari Komposisi Ideal

360
BELUM MEYAKINKAN: Para pemain PSIS terus memantapkan strategi maupun fisik sebelum bertempur di kompetisi mendatang. Nanti malam, tim polesan M Dofir ini akan kembali berujicoba melawan Persis Solo. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
BELUM MEYAKINKAN: Para pemain PSIS terus memantapkan strategi maupun fisik sebelum bertempur di kompetisi mendatang. Nanti malam, tim polesan M Dofir ini akan kembali berujicoba melawan Persis Solo. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)
BELUM MEYAKINKAN: Para pemain PSIS terus memantapkan strategi maupun fisik sebelum bertempur di kompetisi mendatang. Nanti malam, tim polesan M Dofir ini akan kembali berujicoba melawan Persis Solo. (NURCHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS Semarang akan melakoni laga uji coba ke enam malam (21/2) nanti dengan menjamu tim kontestan Divisi Utama lainnya asal Jateng yaitu Persis Solo di Stadion Jatidiri Semarang. Ini adalah leg kedua ujicoba melawan tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu dalam masa persiapan pra kompetisi. Sebelumnya pada 15 Februari 2015 kemarin PSIS berhasil menahan imbang Persis 1-1 di Stadion Manahan Solo.

Lebih dari sekedar hasil, tim pelatih PSIS ingin memburu kesempurnaan tim baik secara komposisi, formasi maupun taktikal sebelum melakoni kompetisi kasta kedua yang rencananya akan digeber April mendatang.

Head coach PSIS, M Dofir mengatakan, saat ini komposisi pemain masih menjadi target utama yang masih harus dipecah tim pelatih PSIS hingga mereka mendapatkan kmposisi yang benar-benar ideal untuk mengarungi kompetisi. “Di beberapa pos seperti lini tengah kami memang belum mendapatkan komposisi yang ideal. Mudah-mudahan dengan beberapa kali uji coba ke depan termasuk lawan Persis Solo kami sudah bisa mulai menemukan,” beber Dofir.

Di masa persiapan selama sepekan ini, tim pelatih PSIS memang terlihat banyak mengutak atik komposisi pemain tengahnya. Terakhir, PSIS memberikan ruang baru kepada beberapa gelandang dengan peran baru.

Rizky Yulian Saputra misalnya, di beberapa laga uji coba awal, pemain yang identik dengan peran gelandang bertahan ini digeser sedikit ke kiri untuk memainkan peran sebagai winger. “Sedangkan Indra Setiawan yang biasa bermain di gelandang kiri kami coba di pos second striker bergantian dengan M Yunus. Yang jelas beberapa alternatif terus kami coba sampai kami benar-benar menemukan komposisi yang tepat,” lanjutnya.

Kemudian mengenai formasi, Dofir mengatakan saat ini tim pelatih PSIS juga tengah mencoba untuk menerapkan formasi baru kepada Fauzan Fajri dkk di luar pakem mereka saat ini yaitu formasi 4-2-3-1. “Kami coba menggunakan 4-4-2. Hanya memang dengan begitu konsekuensinya kami harus mengorbankan satu belandang atau tetap menggunakan satu striker namun juga menarik satu gelandang sedikit lebih ke depan,” papar Dofir.

Selain di pos tengah, saat ini tim pelatih Maheda Jenar juga masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki sector bomber mereka dimana saat ini PSIS dsudah resmi memiliki dua bomber yaitu Hari Nur Yulianto dan Noor Hadi.

Hanya saja di beberapa laga ujicoba kemarin produktifitas gol keduanya masih cukup minim. Bahkan Noor Hadi setelah beberapa pekan resmi bergabung, eks bomber Persijap Jepara itu belum menunjukkan progress yang positif. “Saat ini kami dan manajemen juga memutuskan untuk menambah pemain striker lagi. Kemarin sudah datang satu eks striker Persitara yaitu Doddy Hinggriyana namu juga belum sesuai dengan keinginan kami. Hari ini (kemarin, red) rencananya juga aka nada satu striker pelamar yang datangmudah-mudahan sesuai,” pungkas Dofir. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.