Jangan Ragu Untuk Berkarir Di Basket

818
BERBAGI : Beberapa punggawa tim Sahabat Wisma Sehati Semarang berfoto bersama siswa dan guru saat event roadshow IndiHome NBL Indonesia dan WNBL 2014-2015 di SMA Kristen Tri Tunggal Siang (24/2) kemarin. (Nurchamim/radar semarang)
BERBAGI : Beberapa punggawa tim Sahabat Wisma Sehati Semarang berfoto bersama siswa dan guru saat event roadshow IndiHome NBL Indonesia dan WNBL 2014-2015 di SMA Kristen Tri Tunggal Siang (24/2) kemarin. (Nurchamim/radar semarang)
BERBAGI : Beberapa punggawa tim Sahabat Wisma Sehati Semarang berfoto bersama siswa dan guru saat event roadshow IndiHome NBL Indonesia dan WNBL 2014-2015 di SMA Kristen Tri Tunggal Siang (24/2) kemarin. (Nurchamim/radar semarang)

SEMARANG – Roadshow dua ajang bola basket terbesar di Indonesia yaitu Seri VII IndiHome NBL Indonesia dan Seri IV IndiHome WNBL 2014-2015 siang (24/2) kemarin berlanjut di SMA Kristen Tri Tunggal Semarang.

Sama dengan event roadshow sebelumnya, antusiasme tinggi juga ditunjukkan oleh anak-anak Tri Tunggal menyambut dua event bola basket terbesar yang akan dimainkan di GOR Sahabat Semarang 4-8 Maret 2015 itu. Event jadi lebih heboh ketika mayoritas punggawa tim runner up WNBL musim lalu, Sahabat Wisma Sehati Semarang adalah alumni SMA yang juga langganan menjadi juara Developmental Basketball League (DBL) di beberapa musim lalu.

Punggawa Sahabat yang turut hadir dalam roadshow kemarin adalah Rohtriastari, Mariam Ulfah, Taranira Widasari, Nathasa Debby Christaline serta head coach Sahabat, Xaverius Wiwid juga turut hadir.

Bagi Mariam Ulfah, Taranira Widasari, Nathasa Debby Christaline serta coach Xaverius Wiwid roadshow kemarin menjadi ajang nostalgia bagi keempatnya yang juga pernah berjuang bersama tim basket SMA Tri Tunggal Semarang.

“Semasa sekolah saya benar-benar merasa harus kerja keras untuk mendapatkan nilai baik sekaligus berprestasi di basket. Karena di SMA Tri Tunggal juga tidak mau sekolah hanya dijadikan formalitas, kita tetap harus mendapatkan ilmunya,” kata Mariam Ulfah di sela-sela roadshow kemarin.

Ulfah dalam kesempatan kemarin juga sedikit mengenang perjalanan kariernya di basket,”Dulu saya justru ikutnya olahraga voli, tapi kalau disuruh latihan justru berbelok ke lapangan basket. Dan menurut saya jangan ragu untuk berkarir di basket,” bebernya.

Senada dengan Ulfah, pemain Sahabat lainnya yang juga memulai karier basketnya bersama tim basket SMA Tri Tunggal, Nathasa Debby Christaline juga merasakan nostalgia yang luar biasa ketika berkunjung ke sekolahnya kemarin.

“Pastinya banyak pengalaman berharga yang saya dapat dari sekolah terutama dengan tim basket Tri Tunggal dulu,” kenang pemain yang berhasil menyabet MVP (Most Valuable Player) WNBL musim 2013/2014 itu.

Sedangkan salah satu punggawa Sahabat lainnya Rohtriastari menambahkan, dengan digelarnya dua kompetisi basket terbesar di Indonesia itu diharapkan bisa menumbuhkembangkan basket di Kota Semarang saat ini.

“Kalau di daerah asal saya di Jakarta kultur basketnya lebih besar terutama di sekolah-sekolah timnya juga banyak, kompetisi juga lebih banyak. Nah saya harap ke depan Semarang juga bisa begitu,” terang pemain langganan Timnas basket Indonesia itu.

Sementara dari pihak sekolah, salah satu guru SMA Tri Tunggal, Dani Prasetyo yang mewakili sekolah mengatakan, ke depan pihaknya berharap semakin banyak pemain-pemain basket berbakat yang bermunculan di Kota Semarang. (bas/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.