Ketua DPRD Dorong Bupati-Wabup Nyalon Lagi

429
GUYUB : Silaturahmi Ulama Umara di DPRD Demak kemarin sore sebagai upaya untuk mendinginkan suasana persaingan politik menjelang pilkada Desember 2015 nanti. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
GUYUB : Silaturahmi Ulama Umara di DPRD Demak kemarin sore sebagai upaya untuk mendinginkan suasana persaingan politik menjelang pilkada Desember 2015 nanti. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
GUYUB : Silaturahmi Ulama Umara di DPRD Demak kemarin sore sebagai upaya untuk mendinginkan suasana persaingan politik menjelang pilkada Desember 2015 nanti. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Ada yang menarik dalam kegiatan yang digelar Forum Silaturahmi Ulama Umara digedung DPRD Demak, kemarin. Ketua DPRD Demak Nurul Muttaqin sempat bertanya kepada Bupati Dachirin Said dan Wabup Harwanto yang tanda-tandanya ingin nyalon lagi dalam pilkada Desember 2015 mendatang. “Ternyata Demak masuk pilkada sekarang. Dengan persiapan yang mepet ini, semoga Demak tetap aman dan nantinya terpilih pemimpin yang terbaik. Pak Dachirin maju maleh njeh (nyalon lagi ya) pak?. Mungkin, Pak Harwanto juga maju njeh (nyalon ya)?,” kata Nurul Muttaqin disela memberikan sambutan sebagai Ketua DPRD Demak sembari melirik ke arah bupati dan wabup yang ada disebelah kanan dan kirinya.

Mendengar pertanyaan tersebut, Bupati Dachirin maupun Wabup Harwanto yang diapit Pengasuh Ponpes Girikusumo KH Munif Zuhri dan Ketua Forum Kiai, KH Muhamad Asyiq hanya tampak tersenyum. Para kiai, pejabat dan anggota dewan yang hadir dalam acara tersebut pun ikut tersenyum sembari tepuk tangan. Nurul menambahkan, Demak termasuk daerah yang wajib menggelar pilkada akhir tahun ini. “Dalam Perpu yang dibuat Pak Presiden SBY dulu, Demak sebelumnya akan ikut pilkada serentak pada 2018. Namun, dengan adanya UU pilkada yang baru ini, Demak ikut pilkada pada Desember 2015 ini,” tambah Ketua DPRD Nurul Muttaqin.

Ketua Forum Silaturahmi Ulama, Kiai Muh Asyiq mengatakan, menjelang pilkada ini ulama dan umara harus bisa menunjukkan kebaikannya masing-masing.”Ulama e sae (Ulama’nya baik). Umara e yo sae (Umara’nya ya baik). Biasanya, dalam pilkada itu kalau sudah jadi (pemimpin) itu lupa. Sedangkan, dalam pil KB, kalau lupa itu malah bisa jadi (anak, red), ” kata Kiai Asyiq sembari guyonan.

Kiai Asyiq pun bercerita bahwa ada orang yang minta dirinya untuk nyalon bupati dalam pilkada nanti. Namun yang bersangkutan merasa sudah tidak mungkin karena usianya sudah menginjak 68 tahun. “Yang jelas, dalam pilkada ini nanti jangan sampai memutus tali silaturahmi kita semua,”harap Kiai Asyiq memberikan wejangan.

Pengasuh Ponpes Girikusumo Mranggen, KH Munif Zuhri mengingatkan para kiai tidak perlu mengurusi pilkada. “Kiai itu harus memberikan kedamaian. Jangan saling geger-gegeran. Dari dulu, partai politik punya ulama sendiri-sendiri sehingga memicu gesekan karena beda penafsiran. Ulama dan ulama saling gegeran (hanya karena beda pilihan politik). Jangan sampai rakyat jadi korban,”pesannya.

Kiai Munif mengatakan, dirinya sebetulnya setuju jika bupati dan wakil bupati dipilih oleh DPRD. Sebab, rakyat sudah mewakilkan mereka dilembaga legislatif. Selain efektif dan efisien, DPRD yang tahu kapasitas calon bupati. “Dalam pilkada ini nanti, kalau memilih yang tidak punya duit, bisa gering (kurus),”ujar Kiai Munif sembari guyonan yang disambut tepuk tangan hadirin. Kiai Munif juga menegaskan, siapapun yang menjadi bupati dan wakilnya nanti terserah pilihan rakyat. “Yang jelas, yang jadi bupati nanti kita sarankan untuk rajin silaturahmi ke masyarakat. Ini supaya masyarakat bisa hidup guyub dan rukun. Kiai juga jangan lupa ke pendopo untuk silaturahmi dan saling mengingatkan,” tambah Kiai Munif memberikan tausiyah.

Bupati Dachirin Said dalam kesempatan itu mengatakan, bila ulama dan umara menyatu maka cita-cita Demak yang sejahtera bisa tercapai. “Karena pilkada nanti berlangsung Desember 2015 ini, maka kita minta teman-teman di SKPD untuk menuntaskan program-program yang sudah direncanakan sebelumnya. Semua harus tuntas tahun ini,”katanya.(hib/fth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.