Pemerintah Akan Lakukan Operasi Pasar

317

SEMARANG–Pemerintah akan melakukan operasi pasar (OP) besar-besaran dalam waktu dekat ini. Hal tersebut dilakukan untuk menyetabilkan harga beras di pasar.

“Kenaikan harga beras hingga mencapai Rp 12.000 per kilogram di tingkat pengecer. Sudah terlalu ekstrim dan hal itu berbanding terbalik dengan harga gabah yang masih cukup rendah,” kata Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dalam acara pengukuhan BPD GINSI Jateng, kemarin (24/3).

Melihat kondisi tersebut, menurutnya perlu segera dilakukan operasi pasar, agar harga dapat segera ditekan. Apabila menunggu hingga bulan depan, dikhawatirkan justru akan mengganggu panen petani.

“Kalau mau operasi pasar, sekarang (Februari, red) saatnya. Jangan sampai bulan depan. Kalau bulan depan sudah panen raya, nanti barang melimpah malah harga di petani terlalu menurun,” ujarnya.

Selain itu, ujarnya, pemerintah harus operasi pasar secara serius, jangan kecil-kecilan karena kurang berdampak. Sejauh ini, ucapnya, harga dipengaruhi Pasar Induk, kalau operasi pasar kecil yang tidak akan memberikan efek apa-apa.

Terkait lompatan harga yang terlalu tinggi bahkan merata secara nasional, ia berupaya menelusurinya. Yaitu dengan mengecek ke masing-masing daerah, Bulog maupun para pengusaha terkait sejauh mana stok beras yang ada.

Disinggung terkait adanya dugaan penimbunan beras, Ganjar mengaku tidak bisa berspekulasi. ”Saya tidak mau berspekulasi, makanya kami akan cek di seluruh Jateng,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantuan di Pasar Induk Dargo Semarang, harga beras saat ini untuk C4 Medium Rp10.500, dari sebelumnya Rp 9.500, sedangkan untuk beras kelas premium seperi Bramo, C4 Super yang sebelumnya Rp 9.600 menjadi Rp11.000.
Harga tersebut merupakan harga di Pasar Induk, sehingga di tingkat pedagang kecil, harganya lebih tinggi antara Rp1000-1500 per kilogramnya. Akibatnya, harga beras eceran di pasaran bisa mencapai Rp 12000 per kilogram.

Salah satu pedagang beras di Pasar Dargo, Dariyah mengatakan kenaikan harga sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir. Kenaikan terjadi secara bertahap dan hampir setiap hari mengalami kenaikan.

“Baru saja saya ditelepon penjual beras Mentik. Dia minta harga Rp11.500, ini kan gila. Terus saya harus jual berapa dan pedagang kecil jual berapa? “ ujarnya. (dna/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.