Cegah Konflik Internal, Tingkatkan Komunikasi

324
PELANTIKAN : Kapolres Semarang, AKBP Muslimin Ahmad saat melantik pejabat baru empat Kapolsek di jajaran Mapolres Semarang. (DOK)

UNGARAN–Kasus Wakapolsek Gunungpati Kota Semarang, ditengarai bisa saja terjadi di berbagai tempat. Karena itulah, Kapolres Semarang AKBP Muslimin Ahmad menekankan kepada para Kapolsek dan Kepala Satuan (Kasat) agar menjalin komunikasi yang intensif dengan anggotanya. Agar tidak terjadi miskomunikasi yang dapat memicu konflik.

“Komunikasi menjadi salah satu kunci penting dalam meminimalisasi atau meredam potensi konflik personal antaranggota Polri. Dengan komunikasi intensif, jika ada permasalahan bisa secepatnya diselesaikan. Tidak sampai terakumulasi dan memicu tindakan yang tidak baik,” kata Muslimin, Jumat (27/2) kemarin usai memimpin serahterima jabatan empat Kapolsek baru di Mapolres Semarang.

Muslimin menambahkan, di dalam institusi Polri sebenarnya sudah ada standard operational procedure (SOP) untuk mengatur perilaku dan etika anggota Polri. Salah satunya menerapkan reward and punishment sesuai prestasi atau kesalahan yang dilakukan.

Meski begitu, di luar aturan internal, Muslimin menginstruksikan kepada para Kapolsek dan Kasat untuk rutin memberikan pembinaan rohani. Diharapkan muncul polisi yang memiliki perilaku baik dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami juga instruksikan agar memperkuat pembinaan rohani seperti menggelar pengajian rutin yang melibatkan seluruh personel. Selama ini saya lihat komunikasi antar personel baik, kalau ada polisi nakal persentasenya kecil. Itupun hanya pelanggaran telat apel dan tidak masuk kerja,” kata Muslimin.

Sementara itu, Kapolsek Ambarawa AKP Mulyadi mengatakan bahwa pembinaan rohani dan mental bagi anggota melalui kegiatan pengajian menjadi agenda rutin sejak menjabat Kapolsek Bawen. “Anggota yang kurang taat, jadi taat ibadahnya. Yang sudah taat, semakin taat dan khusyuk ibadahnya. Perilaku anggota juga jadi lebih baik,” kata Mulyadi.

Empat Kapolsek baru yang dirotasi adalah Polsek Ambarawa, Bawen, Tuntang dan Polsek Bergas. Polsek Ambarawa dipimpin oleh AKP Mulyadi, menggantikan AKP Fadli yang menerima jabatan baru sebagai Kasat Reskrim Polres Brebes. Sedangkan posisi AKP Mulyadi sebagai Kapolsek Bawen diganti AKP Aron Sebastian yang sebelumnya menjabat Kapolsek Tuntang. Sedangkan Kapolsek Tuntang dijabat oleh AKP Edi Suharyanto yang sebelumnya menjabat Kanit PJR Polda Jateng. Sementara itu jabatan Kapolsek Bergas yang semula dijabat AKP Sugani digantikan AKP Sugeng yang sebelumnya Kasat Narkoba Polres Banjarnegara. Sementara itu AKP Sugani menjabat sebagai Kasubagminpers Mapolres Semarang. (tyo/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.