Kualitas Pemain Pemula Meningkat

796
TALENTA MUDA: Pemain PB Pendowo Semarang M Ilhan Daerna, salah satu yang menonjol di nomor Tunggal Pemula Putra Madya. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)
TALENTA MUDA: Pemain PB Pendowo Semarang M Ilhan Daerna, salah satu yang menonjol di nomor Tunggal Pemula Putra Madya. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)
TALENTA MUDA: Pemain PB Pendowo Semarang M Ilhan Daerna, salah satu yang menonjol di nomor Tunggal Pemula Putra Madya. (Baskoro Septiadi/Radar Semarang)

SEMARANG – Suguhan pebulutangkis pemula yang bertarung di putaran pertama ajang Tugu Muda Cup 2015 di GOR Paradise kemarin mendapat perhatian pengamat badminton. Salah satunya Wakil Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Semarang Hermawan Pamot Raharjo.

Hermawan yang juga Ketua Panitia Tugu Muda Cup 2015 menyatakan dirinya tidak menyangka, para pemula mampu menyuguhkan pertandingan hebat. Terjadi peningkatan kualitas yang signifikan di banding gelaran di tahun-tahun sebelumnya. “Pebulutangkis pemula Semarang mulai ada peningkatan. Dari teknik, power, dan semangat mereka mampu menarik perhatian. Permainan pemula yang biasanya seperti tak bertenaga, sekarang persaingannya ramai,” katanya, kemarin.

Kemeriahan ini, lanjutnya, mungkin karena Semarang lagi senang-senangnya badminton. Tidak sedikit atlet muda yang getol ikut les sana-sini. Jadi di ajang kompetisi ini, mereka seolah pamer hasil latihan. “Persaingannya sangat bagus untuk perkembangan jagad bulutangkis Semarang. Semoga semangat ini tetap berlanjut selepas kompetisi ini,” harapnya.

Meski mayoritas mengalami peningkatan, tapi Hermawan mengaku masih menaruh kecewa. Menurutnya, sistem pelatihan di Kota Atlas belum ada yang benar-benar intensif. Digojlok setiap pagi dan sore, misalnya. “Kalau boleh jujur, jika dibandingkan dengan klub-klub besar, Semarang masih kalah. Ya karena itu tadi, program pelatihannya belum ada yang totalitas,” tegasnya.

Hermawan menilai, mungkin karena anak-anak masih terpaku dengan sekolah. Pembagian jam latihan dan belajar belum tertata dengan baik. “Tapi tidak masalah. Asal ada kemauan dan semangat, pasti bisa jadi juara,” tutupnya. (amh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.