Harga Makin Kompetitif, Penjualan Diprediksi Naik

322
MASIH STABIL: Meski harga merambat naik, namun peminat gadget tidak tergerus, justru menunjukkan grafik yang meningkat. (DOK)
MASIH STABIL: Meski harga merambat naik, namun peminat gadget tidak tergerus, justru menunjukkan grafik yang meningkat. (DOK)
MASIH STABIL: Meski harga merambat naik, namun peminat gadget tidak tergerus, justru menunjukkan grafik yang meningkat. (DOK)

SEMARANG – Permintaan komputer tahun 2015 kini mulai membaik dan pada triwulan pertama diprediksikan akan terjadi peningkatan penjualan sekitar 10 persen. Ini dikarenakan proyek-proyek baik pemerintah maupun swasta mulai menggeliat, sehingga pasar ikut terpengaruh meski rupiah masih dilevel Rp 13.000 per US dolar.

Menurut Ketua Apkomindo Semarang Edy Joko Kiswanto, persaingan pasar semakin ketat, sehingga harga semakin kompetitif dan konsumen lebih diuntungkan. Melihat potensi pasar ini, pengusaha komputer di Jateng tidak hanya menggarap kota Semarang, tetapi juga kota-kota lain yang potensial seperti Pekalongan , Tegal dan Kudus.

Pameran yang digelar di Java Mall mulai 28 Februari-4 Maret 2015 diikuti 55 stan ini, menampilkan berbagai produk brand seperti ASUS, Lenovo, Acer, Canon, Epson, HP, Advan. Kemudian Fujitsu, Msi, Alienware, Toshiba, Sandisk, Apple, F&D, Kaspersky. “Meski rupiah melemah, pameran ini diharapkan mampu mendongkrak penjualan baik gadget maupun komputer,” harapnya.

Sementara itu Kabid Perdagangan Apkomindo Ishak , mengatakan kondisi pasar awal tahun harusnya sudah cukup baguis. Apalagi Maret ini serapan pasar mulai terlihat, bida disbanding bulan Januari lalu. Namun dengan melemahnya rupiah, para pengusaha komputer tetap optimistis, meski US dolar cukup tinggi hampir Rp 13.000 per US dolar, yang otomatis akan memengaruhi harga. “Harga komputer di kisaran Rp 4,5-5 jutaan masih laku keras, namun demikian masih ada konsumen yang mencari komputer dengan spek tinggi,” jelasnya.

Berbeda dengan pasar gadget, saat ini cukup booming, karena dengan harga gadget dikisaran Rp 1,5 juta, konsumen sudah dapat berinterasi dengan internet, untuk game, data dan lainnya. Di pameran kali gadget lebih mendominasi sekitar 60 persen dan 40 persennya notebook. Pameran ini volume terbesar di gadget 60 persen dan sisanya notebook 40 persen.

Sementara itu teknologi yang dipamerkan juga lebih maju, misalnya teknologi dari hardisk kini sudah mulai beralih ke SSD yang cepat dan ringan. “Apalagi saat ini banyak pabrikan mengeluarkan notebook dengan fungsi ganda, yakni bisa untuk notebook dan tablet,” tuturnya.

Produk hybrid, Laptop dan tablet jadi satu kini sudah diuproduksi olehg berbagai vendor seperti Dell – Venue, Lenovo – Yoga, Acer One10, Advan – Vanbook W100 dan W80 dengan harga yang relative terjangkau. Selain itu Pasar Hybrid kini lebih menyasar pada kawula muda, yang haus akan teknologi.

Perkembangan teknologi membuat penjualan gadget naik 10 persen sedang PC 8-10 persen.

Sales Area Advan Semarang Ferdi Walangintan , di pameran ini Advan vanbook diluncurkan dengan harga mulai Rp 2,5 jutaan. Melihat antusias konsumen Advan menargetkan penjualan 450 unit perhari untuk 3 stan.

Sedangkan Aristyo Adi Subowo,Channel Account Manager Sales Division Acer menargetkan penjualan 300-500 unit. Bahkan dengan produk baru yang diluncurkan dengan harga Rp 3,799 Acer optimis target akan tercapai. Saat ini penjualan Acer masih dikuasai PC sekitar 70 persen dan tablet 30 persen. (tya/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.