Jadwal Pilwalkot Bisa Maju

339

SEKAYU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang hingga kini masih menunggu Peraturan KPU (PKPU) Pusat tentang tindak lanjut tahapan pilkada pasca penetapan UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pilkada.

Berdasarkan Surat Edaran KPU Nomor 95 Tanggal 26 Februari, KPU Kota saat ini hanya diminta terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait persiapan pilkada. Sebelumnya, KPU Kota telah merencanakan pemungutan suara pilkada dilakukan pada tanggal 16 Desember, namun tidak menutup kemungkinan, hari H pelaksanaan pemilihan bisa dilakukan pada awal bulan Desember. ”Jadi kami masih menunggu PKPU terkait tahapan pilkada, saat ini kami masih melakukan kegiatan persiapan sesuai recana tahapan pilkada yang sudah disusun sebelumnya, tapi ada kemungkinan Pilkada Kota Semarang maju di awal bulan Desember,” kata Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono, kemarin.

Oleh karena itu, pihaknya akan terus koordinasi dengan pemerintah daerah salah satunya soal penganggaran dana untuk pelaksanaan pilkada. Henry memastikan soal dana sudah tidak ada masalah. Karena pemkot sudah menganggarkan dana sesuai kebutuhan yang diminta KPU sekitar Rp 40 miliar yang telah dialokasikan melalui Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). ”Jumlah tersebut dengan perhitungan saat itu pilkada bisa berlangsung dua putaran, tapi UU yang disahkan sudah memastikan pilkada hanya akan satu putaran. Tapi meski sudah dianggarkan kami belum berani mencairkan dana karena tahapan pilkada belum disahkan,” kata Henry.

Terpisah, pakar politik pemerintahan Fisip Undip Semarang, Teguh Yuwono mengatakan, dengan aturan calon wali kota harus berpasangan dengan wakil wali kota, dan koalisi partai harus ada rekomendasi dari dewan pengurus pusat partai (DPP), maka Pilwalkot Semarang 2015 diperkirakan hanya bakal ada dua pasangan calon. Yaitu pasangan incumbent yang akan diusung PDI Perjuangan, bersama mungkin partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Hebat (KIH), dan pasangan yang diusung oleh partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP). ”Jika hanya dua pasangan calon ini terjadi, maka kompetisi dalam Pilwalkot Semarang nanti akan sangat menarik, peluangnya sama sehingga kompetisi akan lebih sengit,” katanya. (zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.