Jalan Ruas Kunir-Tompe Rusak Parah

502
TAK TERSENTUH : Ruas jalan Cangkring-Tompe, tepatnya di Desa Kunir, Kecamatan Dempet hingga kini masih menyisakan jakan rusak karena betonisasi belum tuntas. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
TAK TERSENTUH : Ruas jalan Cangkring-Tompe, tepatnya di Desa Kunir, Kecamatan Dempet hingga kini masih menyisakan jakan rusak karena betonisasi belum tuntas. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
TAK TERSENTUH : Ruas jalan Cangkring-Tompe, tepatnya di Desa Kunir, Kecamatan Dempet hingga kini masih menyisakan jakan rusak karena betonisasi belum tuntas. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Jalan penghubung Cangkring-Tompe Karangrejo, tepatnya di ruas Desa Kunir, Kecamatan Dempet hingga kini masih menyisakan jalan rusak sepanjang 200 meter. Karuan saja, kerusakan jalan ini membuat kendaraan tidak bisa leluasa melalui ruas yang menghubungkan banyak desa tersebut. Sejumlah wargapun mengeluhkan rusaknya jalan yang masih belum tersentuh pemerintah setempat.

Anggota DPRD Demak, Ali Subkan meminta pemerintah Demak segera menyelesaikan betonisasi di jalan yang penuh lubang tersebut. Menurutnya, saat ini untuk ruas Cangkring-Tompe Karangrejo itu yang masih rusak tinggal satu titik, yakni di Desa Kunir tersebut. Sedangkan, titik rusak lain berada di ruas Dempet-Luwuk. “Kondisi rusaknya jalan ini harus segera diatasi, karena itu merupakan akses utama masyarakat sekitar,” katanya.

Politisi dari asal dapil Dempet ini berharap agar dua titik yang berbeda di ruas itu dapat dirampungkan tahun ini. Dengan demikian, akses jalan dari arah Dempet menuju desa-desa sekitar bisa lebih lancar dan mulus. Apalagi jalan Cangkring-Tompe tersebut tembus hingga jalan raya Pantura Karanganyar dan jalan raya Demak-Grobogan. “Jalan utama tersebut sangat vital untuk lalulintas kendaraan,”katanya.

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Pertambangan dan Energi (DPUPPE), Giarto mengatakan, titik kerusakan jalan tersebut akan diselesaikan tahun ini. “Kita tuntaskan semua. Tahun ini sudah dianggarkan,” katanya. Untuk ruas jalan antara Cangkring-Tompe Karangrejo dianggarkan senilai Rp 1 miliar. Kemudian, untuk ruas Dempet-Luwuk dianggarkan Rp 500 juta. “Anggaran tersebut untuk betonisasi,” tambahnya. (hib/fth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.