Judi Kopyok Guru Honorer Ditangkap

547
PESAKITAN : Para tersangka judi diamankan di Mapolsek Muntilan, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
PESAKITAN : Para tersangka judi diamankan di Mapolsek Muntilan, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
PESAKITAN : Para tersangka judi diamankan di Mapolsek Muntilan, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID– Sebagai seorang guru, tindakan Bagus Suharyanto, warga Dusun Kolokendang Desa Ngawen Kecamatan Muntilan tak patut dicontoh. Bagaimana tidak, dia justru tertangkap bermain judi kopyok bersama rekannya.

Kapolsek Muntilan AKP Gede Mahardika mengatakan Bagus tertangkap basah sedang berjudi cliwik bersama Antonius Margono Setyo Wibowo, warga Clapar. Dari tangan keduanya, polisi berhasil mengamankan empat buah dadu, ember cat untuk penutup dadu, piring, kertas, karpet, dan uang Rp 110.000.

Agus mengaku menyesalkan kejadian ini. Dia mengatakan dirinya hanya judi kecil-kecilan dengan uang sekitar Rp 20 ribuan sekali pasang.

Polisi juga mengamankan pemilik rumah Edi Prasetyo, warga Dusun Ngawen, Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan. Edi ditangkap karena menyewakan rumah untuk kegiatan perjudian.

Kanit Reskrim Ipda Kasmanto menambahkan dari pengembangan penyelidikan diketahui jika Edi Prasetyo juga merupakan bandar judi togel. Bahkan dari rumah Edi Prasetyo ini ditemukan barang bukti togel kuda lari.

“Kami juga mengamankan pembeli togel atas nama Heri Supriyanto. Ia warga Dusun Clapar, Desa Ngawen. Pengungkapan kasus ini membutuhkan waktu tiga hari,” kata Kasmanto.

Sementara itu, tersangka Edi Prasetyo mengaku sebenarnya dirinya sudah sempat berhenti lama. Namun kemudian mulai jualan lagi dan ditangkap polisi. “Saya setoran tiap hari. Saya kapok,” kata dia. (vie/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.