Pesta Miras, 20 Remaja Diamankan

307
PEKAT: Sejumlah remaja yang tertangkap dalam pengejaran petugas Polsek Gayamsari, kemarin. (Abdul Mugis/Radar Semarang)
PEKAT: Sejumlah remaja yang tertangkap dalam pengejaran petugas Polsek Gayamsari, kemarin. (Abdul Mugis/Radar Semarang)
PEKAT: Sejumlah remaja yang tertangkap dalam pengejaran petugas Polsek Gayamsari, kemarin. (Abdul Mugis/Radar Semarang)

GAYAMSARI – Sebanyak 20 remaja yang tengah asyik menggelar pesta minuman keras (miras) ditangkap di sejumlah tempat di wilayah hukum Polsek Gayamsari. Di antaranya menggerebek rumah susun (Rusun) Kaligawe Semarang, Jalan Patimura, Jalan Dokter Cipto, Jalan Unta, dan Jalan Arteri Soekarno Hatta, Minggu (1/3) dini hari.

Aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi hingga salah satu petugas polisi sempat terjatuh. Bahkan di antara orang tua remaja tersebut sempat menghajar anaknya sendiri yang dipergoki pesta miras dan ditangkap polisi. ”Pamitnya dari rumah mau beli pulsa, ternyata malah pesta miras bersama kawan-kawannya,” ujar salah seorang orang tua remaja, Gunadi, kemarin.

Tim kepolisian juga mengamankan botol miras dari sejumlah lokasi penggerebekan tersebut. ”Saya hanya iseng minum miras karena diajak teman untuk menghabiskan malam minggu,” ujar AM, 16, warga Gayamsari.

AM mengaku tidak melakukan kejahatan apa pun. Ia hanya ikut-ikutan dalam pesta minuman keras tersebut. ”Saya tidak melakukan kejahatan, cuma iseng-iseng aja,” katanya.

Kapolsek Gayamsari, Kompol Dili Yanto, mengatakan, pihaknya menggelar operasi rutin menekan angka kejahatan jalanan di wilayah hukumnya. Dikatakan, di sejumlah tempat pihaknya menemukan adanya perkumpulan remaja yang mendapati sedang pesta miras. ”Pengaruh miras ini sangat rawan memicu tindakan kejahatan,” katanya.

Pihaknya juga telah memetakan sejumlah titik yang dianggap rawan terjadi tindak kejahatan. Terutama kejahatan begal jalanan yang meresahkan. ”Kami selalu meningkatkan patroli rutin untuk menekan kejahatan jalanan,” katanya.

Dili mengakui sejauh ini angka kejahatan jalanan masih terbilang tinggi. Maka dengan operasi premanisme dan kenalan remaja ini diharapkan bisa menekan angka kejahatan jalanan.

”Ada 20 remaja kami tangkap saat sedang pesta miras. Mereka kami mintai keterangan,” katanya. Para remaja tersebut kemudian diberikan pengarahan dan pembinaan. Termasuk membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan seperti itu lagi. Kemudian baru dipulangkan. (amu/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.