Polisi Dibekali Bela Diri Karate

1118
BELA DIRI : Wakapolres Demak Kompol Yani Permana mengencangkan sabuk kuning pada karateka sebagai tanda kenaikan tingkat. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
BELA DIRI : Wakapolres Demak Kompol Yani Permana mengencangkan sabuk kuning pada karateka sebagai tanda kenaikan tingkat. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)
BELA DIRI : Wakapolres Demak Kompol Yani Permana mengencangkan sabuk kuning pada karateka sebagai tanda kenaikan tingkat. (WAHIB PRIBADI/RADAR SEMARANG)

DEMAK – Maraknya aksi tindak kejahatan di jalanan membuat Polres Demak terus melakukan berbagai upaya untuk menanganginya. Karena itu, jajaran Polres terus melakukan pembinaan intensif pada anggotanya. Salah satunya dengan melatih anggota kepolisian dengan bekal beladiri. Setidaknya tercatat ada 105 anggota polisi yang mendalami ilmu beladiri karate. Mereka tergabung dalam karetka Gabdika Shitoryukai.

Kapolres Demak AKBP Raden Setijo Nugroho mengungkapkan, keterampilan bela diri bagi polisi merupakan kewajiban untuk menunjang pelayanan pada masyarakat. Utamanya dalam membasmi tindak kejahatan jalanan yang sudah meresahkan masyarakat. “Bela diri ini penting agar anggota lebih percaya diri. Ini juga untuk mengurangi pelanggaran yang ada,” kata Kapolres disela pembukaan kenaikan tingkat karateka Gabdika di Mapolres Demak, kemarin.

Kegiatan ini dilengkapi dengan peragaan dan ujian kenaikan tingkat oleh para karateka yang dipimpin Sensei Hendro Gunawan dari Jakarta selaku pemegang sabuk hitam. Hendro mengatakan, bahwa karateka memiliki semboyan atau filosofi yang harus dimengerti. Yakni, kepalan tangan dan ilmu padi.

Menurutnya, kepalan tangan bukanlah untuk berbuat kekerasan tetapi sebuah kesatuan yang kuat untuk membela kebenaran. Sedangkan, ilmu padi memiliki arti bahwa padi semakin berisi maka akan semakin bersahaja, rendah diri tidak angkuh dan tidak menyombongkan diri.”Jadi, makna filosofi karateka ini perlu dijadikan pegangan,”katanya usai menyematkan sabuk kuning sebagai tanda kelulusan kenaikan tingkat. (hib/fth)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.