Produk UMKM Diminati Masyarakat

623

SEMARANG – Sebanyak 10 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hasil kreativitas warga Ngaliyan dipamerkan dalam Festival dan Expo Posdaya Ngaliyan 2015 Universitas PGRI Semarang di halaman Kantor Kecamatan Ngaliyan, Minggu (1/3). Pameran pengembangan desa mandiri yang dihelat atas prakarsa para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang ini mampu menyedot ribuan pengunjung.

Sebanyak 10 kelurahan, yakni Ngaliyan, Purwoyoso, Kalipancur, Bambankerep, Bringin, Wates, Gondoriyo, Wonosari, Tambakaji, dan Podorejo, turut meramaikan pameran Posdaya atau Pos Pemberdayaan Keluarga tersebut.

Pameran tersebut sebagai forum silahturahmi, komunikasi, dan wadah kegiatan penguatan fungsi-fungsi keluarga secara terpadu. Sehingga mampu menghasilkan kreativitas dalam bidang wira usaha kreatif.

Koordinator mahasiswa KKN Unit Kecamatan Ngaliyan, Semarang, Andhi Prasetyo mengatakan, kegiatan ini merupakan acara puncak dari program KKN di wilayah Kecamatan Ngaliyan. “Kami berusaha menciptakan prakarsa dengan melibatkan ribuan warga,” ujar Andhi ditemui Radar Semarang di sela-sela acara di halaman Kantor Kecamatan Ngaliyan, Semarang, kemarin.

Dengan melibatkan sebanyak 10 kelurahan, bisa menampilkan pameran total 32 stand berisi aneka kreativitas warga. “Ada berbagai macam kreativitas warga dalam bidang wirausaha yang kami tampilkan,” katanya.

Pameran ini bertujuan agar mampu membuka inspirasi bagi masyarakat secara umum. Selain itu, juga bertujuan memperkenalkan usaha-usaha kreativitas warga agar dikenal publik. Sehingga mampu berkembang untuk membangkitkan gairah berwirausaha. “Banyak produk UMKM unik hasil kreativitas warga yang belum banyak dikenal. Sehingga ini patut kami angkat ke publik. Misalnya produk dawet jamur dari Kelurahan Gondoriyo. Kerajinan pelepah pisang menjadi tempat tisu dari Beringin. Naget rambutan dari Kelurahan Wates naget dan lain-lain. Ada 10 UMKM berbeda yang kami tampilkan,” ujar mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni semester 7 jurusan Bahasa Inggris ini.

Juga dihelat berbagai macam lomba menggambar dan mewarnai untuk anak usia 5 – 8 tahun atau usia sekolah. Antusiasme warga cukup bagus. Pasalnya, lomba mewarnai dan menggambar ini diikuti oleh 234 peserta. Selain itu juga lomba senam, donor darah bersama PMI Jateng, menanam 1000 pohon dan jalan sehat.

Sementara itu, Camat Ngaliyan, Heru Sukendar menyambut dan memberi apresiasi terhadap inisiatif para mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang. “Ini sangat membantu sekali kegiatan UMKM di Kecamatan Ngaliyan. Kami berharap, acara semacam ini bisa dilakukan setahun 2 sampai 3 kali digelar di Kecamatan Ngaliyan,” katanya.

Turut hadir, DPL Korcam Mukhlis, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Wiwin Subiyono, Ketua Komisi C Kota Semarang, Kadarlusman, dan sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Ngaliyan. Kegiatan ini didukung 25 sponsor. (amu/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.