Begal Berkedok Polisi, Beraksi di Sampangan

426

SAMPANGAN – Aksi begal semakin marak di Kota Semarang. Setelah dua begal menembak wisatawan di kawasan Kota Lama Semarang, kali ini begal beraksi dengan modus mengaku sebagai anggota polisi. Korbannya, bocah di bawah umur, Yoga, 12, warga Deliksari RT 02 RW 6, Sukorejo, Gunungpati Semarang. Dalam aksinya, pelaku merampas motor Yamaha Jupiter yang dikendarai korban. Kejadiannya di depan Taman Sampangan, Jalan Kelud Raya, Gajahmungkur, Semarang.

Kakek korban, Muhammad Haryono, 55, saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Selasa (3/3), menjelaskan, aksi pembegalan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00. Awalnya, Haryono meminta cucunya, Yoga, untuk mengambil VCD player di reparasi elektronik di daerah Sampangan. Yoga berangkat mengendarai motor Yamaha Jupiter tersebut.

”Saat melintas di depan Taman Sampangan, tiba-tiba cucu saya dihadang, oleh pria yang mengaku anggota polisi. Cucu saya dituduh menyalahi aturan, motornya dirampas,” ungkap Haryono kepada wartawan di Mapolrestabes Semarang, kemarin.

Pria tersebut tidak mengenakan seragam polisi. Korban diminta turun, dan pelaku mengambil alih motor yang dikendarai korban. ”Cucu saya ketakutan, karena pelaku mengaku sebagai anggota polisi. Cucu saya sempat diboncengkan, dan diantar sampai di depan gang rumah,” katanya.

Setelah itu, pelaku membawa kabur motor korban. Bahkan, STNK dan dompet milik Haryono juga turut raib karena disimpan di dalam bagasi atau di bawah jok motor. ”Saya bingung, STNK-nya berada di dalam jok turut dibawa pelaku,” ujarnya.

Kendati demikian, hingga kemarin, laporan Haryono belum bisa diterima oleh petugas SPKT Polrestabes Semarang. Ia diminta oleh petugas untuk melengkapi berkas. Di antaranya, fotokopi BPKB maupun surat-surat yang menunjukkan kepemilikan motor tersebut. Pasalnya, Haryono sendiri mengaku tidak hafal nomor polisi motor miliknya.

Dia berharap motor miliknya bisa segera ditemukan dan pelaku pembegalan yang sangat meresahkan masyarakat bisa terungkap oleh aparat kepolisian. (amu/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.