Kenakan Helm, Anak dapat Bingkisan

404
BERI HADIAH: Kasatlantas Polres Wonosobo AKP M Taat Resdianto memberikan bingkisan kepada anak yang membonceng orang tuanya mengenakan helm. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)
BERI HADIAH: Kasatlantas Polres Wonosobo AKP M Taat Resdianto memberikan bingkisan kepada anak yang membonceng orang tuanya mengenakan helm. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)
BERI HADIAH: Kasatlantas Polres Wonosobo AKP M Taat Resdianto memberikan bingkisan kepada anak yang membonceng orang tuanya mengenakan helm. (SUMALI IBNU CHAMID/ RADAR KEDU)

WONOSOBO–Upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat pengguna jalan raya, terus ditingkatkan Satlantas Polres Wonosobo. Salah satu wujudnya, dengan menggelar aksi simpatik. Kemarin (3/3), pengendara motor yang memboncengkan anak mengenakan helm, mendapatkan bingkisan. Cara ini sebagai penghargaan kepada budaya tertib lalu lintas.

Aksi simpatik ini digelar pagi hari. Dipimpin Kasatlantas AKP Taat Resdianto, polisi lalu lintas melakukan aksi di Jalan Ahmad Yani. Saat traffic light menandai lampu merah, puluhan polisi membagi diri mendatangi tiap pengendara motor yang memboncengkan anak.

Bagi anak yang membonceng menggunakan helm, langsung mendapatkan bingkisan hadiah. Sebaliknya, bagi yang tidak mengenakan helm, mendapatkan teguran.

AKP M Taat Resdianto mengatakan, aksi ini bagian dari upaya pihaknya menumbuhkan kesadaran warga dalam berlalu lintas. Kegiatan ini bagian dari sembilan program lalu lintas (Nawa Pantas) yang dicanangkan Satlantas Polres Wonosobo. “Kami canangkan program Pantas Sanak Pemuda. Artinya , Program Lalu Lintas, Sayang Anak, Pelajar, Remaja dan Pemuda,” katanya.

Taat mengatakan, aksi ini bagian dari keprihatinan pihaknya melihat masih banyak warga yang mengabaikan keselamatan sang buah hati saat berkendara. Paradigma yang tumbuh, anak baru dipikirkan mengenakan helm saat ada polisi.

“Pandangan ini keliru. Mestinya berpikir bahwa dengan mengenakan helm, anak punya perlindungan bagian kepala saat membonceng orang tuanya,” katanya.

Taat menyebut, sesuai UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, semua pengendara motor—sejak usia dini— wajib menggunakan helm standar SNI.

“Dengan memberikan penghargaan kecil kepada anak-anak yang tertib ini, kami berharap akan menumbuhkan kesadaran berlalu lintas secara bersama,” ujarnya. Ia berharap, melalui kegiatan itu, dapat menjadi motivasi pada anak dan orang tua. Yaitu, untuk tetap mematuhi peraturan lalu lintas.

“Jadi, kami tidak hanya memberikan tilang kepada pelanggar saja. Namun bagi yang mematuhi, kami berikan penghargaan. Keselamatan anak saat berkendara adalah tanggung jawab kita bersama.” (ali/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.