Ruang Keuangan Mapolrestabes Terbakar

378
SIAGA: Mobil pemadam kebakaran didatangkan ke Mapolrestabes Semarang kemarin. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
SIAGA: Mobil pemadam kebakaran didatangkan ke Mapolrestabes Semarang kemarin. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
SIAGA: Mobil pemadam kebakaran didatangkan ke Mapolrestabes Semarang kemarin. (ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

BARUSARI – Ruang dokumen keuangan di lantai 3 Gedung A Mapolrestabes Semarang, Selasa (3/3) sekitar pukul 15.30 kemarin terbakar. Peristiwa tersebut sempat membuat panik pegawai sipil dan anggota Polrestabes Semarang. Apalagi asap tebal keluar dari salah satu jendela kaca di gedung tersebut.

Begitu melihat asap hitam tersebut, sejumlah anggota berusaha masuk ke ruangan yang terbakar. Mereka berjibaku memadamkan kobaran api menggunakan alat pemadam api ringan (Apar). Sejumlah kaca di pintu ruangan tersebut dipecah karena pintu dalam kondisi terkunci.

”Api sudah membakar sejumlah kertas dokumen keuangan. Terpaksa saya pecah kacanya. Ada empat baris tumpukan kertas sudah terbakar,” kata salah seorang saksi anggota Polrestabes Semarang di lokasi kejadian, kemarin.

Mobil water cannon milik Polrestabes Semarang langsung dikerahkan. Tak berselang lama, sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Kebakaran Kota Semarang tiba di lokasi. Beruntung, api bisa dipadamkan oleh petugas Polrestabes Semarang sebelum merembet ke ruangan lain. ”Kami langsung cepat-cepat naik untuk memadamkan api menggunakan alat seadanya. Wah, jika telat 10 menit saja, bisa bahaya,” ujar saksi tersebut.

Menurut saksi, sumber api diduga berasal dari puntung rokok di kumpulan sampah. ”Diduga ada anggota yang sembrono membuang puntung rokok di sampah kertas, dan lupa belum dimatikan,” ungkapnya.

Dikatakan saksi, kondisi instalasi listrik di ruangan itu masih sangat bagus. Sehingga kemungkinan akibat korsleting arus pendek sangat sedikit. ”Diduga kuat memang dari puntung rokok,” katanya.

Berdasarkan informasi di Mapolrestabes Semarang, berkas yang terbakar merupakan dokumen gaji para pegawai dan anggota polisi. Termasuk dokumen anggota polisi dan keluarganya. Saat terjadi kebakaran, kondisi ruangan telah kosong, lantaran para staf dan pegawainya sudah pulang. ”Kejadiannya usai apel sore. Pegawai yang bekerja sudah pulang,” ujarnya.

Kapala Seksi Operasi Dinas Kebakaran Kota Semarang, Supriyanto, mengatakan, api membakar sejumlah kertas dokumen di ruangan tersebut. ”Arsip yang terbakar mencapai 30 persen. Anggota Polrestabes Semarang sudah memadamkan api setelah memecah kaca bagian luar menuju ke dalam ruangan. Jadi, api bisa dipadamkan sebelum menjalar,” ujar Supriyanto di lokasi kejadian.

Kemarin, Tim Inafis Polrestabes Semarang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan sejumlah barang bukti berupa barang bekas sampah yang terbakar. ”Ada puntung rokok, jenis filter dan kretek di dalam kumpulan sampah terbungkus plastik. Diduga, sampah di ruangan itu dikumpulkan dan dibungkus plastik. Diduga, ada yang membuang puntung rokok di dalam plastik sampah tersebut,” kata seorang petugas Inafis.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Djihartono mengatakan, pihaknya masih menelusuri penyebab kebakaran di Mapolrestabes Semarang. Ia memastikan api bersumber dari puntung rokok di kumpulan sampah yang terbungkus plastik tersebut. ”Ini bukan lagi kelalaian anggota, tapi perilaku anggota (yang menyebabkan kebakaran). Bukan korsleting, tapi dari puntung rokok,” tandasnya.

Pihaknya menyatakan masih menyelidiki, dan akan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui siapa yang membuang puntung rokok hingga menyebabkan kebakaran tersebut. ”Nanti kami periksa, termasuk siapa saja anggota maupun staf yang berada di ruangan itu. Tadi saya sendiri sedang VCon (Video Conference bersama kapolri di lantai 2 Polrestabes Semarang),” kata Djihartono. (amu/aro/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.