Operasi Tunawisma, Temukan Perempuan Hamil

442
DIEVAKUASI : Perempuan tuna wisma tanpa identitas berusia sekitar 38 tahun yang ditemukan di Pasar Loak Shopping, Kompleks Taman Sari dibawa ke RSUD Salatiga untuk mendapatkan perawatan kesehatan. (MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG)
DIEVAKUASI : Perempuan tuna wisma tanpa identitas berusia sekitar 38 tahun yang ditemukan di Pasar Loak Shopping, Kompleks Taman Sari dibawa ke RSUD Salatiga untuk mendapatkan perawatan kesehatan. (MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG)
DIEVAKUASI : Perempuan tuna wisma tanpa identitas berusia sekitar 38 tahun yang ditemukan di Pasar Loak Shopping, Kompleks Taman Sari dibawa ke RSUD Salatiga untuk mendapatkan perawatan kesehatan. (MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG)

SALATIGA—Seorang perempuan tuna wisma tanpa identitas berusia sekitar 38 tahun ditemukan di Pasar Loak Shopping, Kompleks Taman Sari. Kondisinya depresi dan sulit diajak komunikasi. Perempuan yang diketahui hamil 4 bulan ini, turut dievakuasi saat operasi tunawisma dan gelandangan yang dilakukan petugas Satpol PP Salatiga dibantu Tim Zona Patroli Sabhara Polres Salatiga, Rabu (4/3) kemarin.

Berdasarkan keterangan pedagang di lokasi, perempuan berkulit putih tersebut sudah berada di Shopping sejak setahun lalu. Ironisnya, saat dievakuasi, perempuan tersebut tengah hamil 4 bulan. Diduga perempuan depresi tersebut dirawat dan digauli oleh seorang pria yang sering mangkal di Pasar Shopping. “Saya tidak berani pergi, nanti dimarahi sama bapak yang ngasih makan saya,” ungkapnya kepada sejumlah petugas.

Karena terus mengeluh kesakitan, petugas akhirnya memutuskan membawa perempuan yang sempat sesekali mengigau dengan bahasa Sunda tersebut ke RSUD Salatiga. Saat dibawa, perempuan tersebut hanya menurut.

Kepala Satpol PP Salatiga, Kusumo Aji, mengatakan bahwa evakuasi tersebut dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terkait keselamatan perempuan berjilbab itu.

“Kami tidak mau menduga-duga. Yang jelas, ini demi keselamatan perempuan tersebut. Karena tinggal di situ sejak setahun tapi bisa hamil. Karena kondisinya sakit, petugas kemudian mengevakuasi yang bersangkutan guna mendapatkan perawatan,” pungkasnya. (abd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.