Partai Gerindra – PAN Siapkan Risiko Terjelek

348
Suhariyanto. (DOK/RADAR SEMARANG)
Suhariyanto. (DOK/RADAR SEMARANG)
Suhariyanto. (DOK/RADAR SEMARANG)

BALAI KOTA- Rencana koalisi rumah besar untuk Kota Semarang yang terdiri atas enam partai politik (Parpol) terus dimatangkan. Setiap minggu, para pimpinan parpol, seperti Gerindra, Demokrat, PKS, Golkar, PAN, PPP, terus menggelar konsolidasi guna menyolidkan visi misi menghadapi pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) pada Desember 2015 mendatang.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Kota Semarang Agung Priyambodo optimistis enam partai bakal berkoalisi untuk memenangkan Pilwalkot Semarang. Bahkan pihaknya mengklaim penuangan kesepahaman dalam MoU akan dilakukan dalam waktu dekat, minggu ini. “Beberapa kali pertemuan, progress-nya semakin baik,” ujarnya.

Selama ini keenam pucuk pimpinan parpol tersebut telah menggelar silaturahmi politik dengan mediator secara bergilir. Pertemuan pertama dimulai di kantor DPD PKS, kemudian Golkar, Demokrat, dan pertemuan keempat kemarin Gerindra menjadi tuan rumah. Dengan harapan semua partai memiliki kesepahaman yang sama. Sehingga koalisi rumah besar untuk Semarang bisa segera terwujud. Namun tidak menutup kemungkinan hasilnya akan sebaliknya.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Semarang Suhariyanto mengatakan, silaturahmi politik terus dilakukan bersama enam partai tersebut. Selama pertemuan beberapa kali memang progress-nya semakin baik, namun belum ada titik temu, sehingga perlu dilakukan lebih intensif untuk mencapai kesepahaman.

“Awalnya, kita sudah bersama PAN, sebelum dengan partai lain. Tapi kami tetap terbuka dengan yang lain, termasuk menggelar silaturahmi politik seperti ini, tujuannya penyamaan visi misi,” terang Suhariyanto, kemarin (4/3).

Menurut Suhariyanto, silaturahmi politik tersebut untuk diaplikasikan dalam Pilwalkot mendatang. Bagaimana ke depan bisa mengusung calon dengan pola pikir yang sama. Selama ini pihaknya mengakui telah memiliki kesamaan visi misi dengan PAN. Tinggal menyelaraskan dengan partai lain, seperti Demokrat, PKS, Golkar, dan PPP. “Silaturahmi ini untuk menemukan persamaan. Selama ini belum ada titik temu. Harapan kita bersama-sama (memenangkan Pilwalkot 2015),” ujarnya.

Menurutnya, substansinya dalam pertemuan tersebut bukan membahas pembentukan rumah besar, tapi pengusungan calon wali kota dan wakil wali kota. “Percuma membangun rumah besar tapi tidak ada isinya, calonnya kosong. Mending rumah kecil tapi ada isinya,” kata Suhariyanto.

Pihaknya berharap dalam pesta demokrasi Desember mendatang, bisa head to head dengan calon yang diusung PDIP beserta KIH. Namun pihaknya tetap akan melihat perkembangan dan realita politik di lapangan. “Kita sudah menyiapkan dua hal, hasil terbalik dan terjelek. Harapan terbaik kita bisa berjalan bersama-sama. Tapi kita akan tetap mempersiapkan risiko terjelek. Kita bisa usung (calon) sendiri dengan PAN,” terangnya. “Dinamika politik masih panjang, sampai Juni besok,” tandasnya. (zal/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.