Pemkab Masih Kaji Anggaran

356

DEMAK- Pemkab Demak hingga kini masih mengkaji pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) yang rencananya digelar secara serentak tahun ini.

Kabag Hukum Setda Demak, Ridhodin, mengungkapkan, pihaknya akan melakukan evaluasi serta tetap mempertimbangkan pendapat atau suara masyarakat. “Kita kaji lagi bagaimana kesiapannya nanti,”ujarnya di sela rapat dengan Badan Legislasi DPRD Demak, kemarin.

Menurutnya, bila tetap dilaksanakan tahun ini, pilkades memang hampir bersamaan dengan pilkada yang dihelat akhir tahun ini. Karena itu, tetap menjadi pertimbangan, termasuk penentuan anggarannya.

Kabag Pemerintahan Umum Setda Demak, Edy Suntoro, menegaskan, pada dasarnya pemkab siap melaksanakan pilkades tahun ini atau tahun depan. “Kita tetap siap melaksanakan pilkades apakah sebelum atau setelah pilkada,”jelas Edy.

Menurutnya, persoalan anggaran memang tetap menjadi pertimbangan pelaksanaan pilkades. Sebab, bagaimanapun pelaksanaan pilkades akan dibiayai APBD. Meski demikian, pihaknya tidak bisa berspekulasi terkait keputusan yang akan diambil nanti.

Edy Suntoro menuturkan, sebetulnya pembiayaan pilkades telah dilakukan perhitungan secara cermat dan matang. Perhitungan tetap mendasarkan pada jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di masing-masing desa. Sebab, standar pembiayaan setiap desa akan berbeda-beda sesuai jumlah DPT yang ada. “Kalau dihitung-hitung indikator biaya yang dikeluarkan untuk pilkades itu sekitar Rp 7.200 per orang per DPT. Ini menjadi dasar berapa jumlah bantuan yang akan diberikan nanti,”katanya. (hib/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.