Sharp Usung Konsep J Tech Inverter

419
PRODUK TERBARU: Branch Manager Sharp Semarang Anton Fatoni memamerkan produk lemari es dengan teknologi J-Tech Inverter. (ADENNYAR WYCAKSONO)
PRODUK TERBARU: Branch Manager Sharp Semarang Anton Fatoni memamerkan produk lemari es dengan teknologi J-Tech Inverter. (ADENNYAR WYCAKSONO)
PRODUK TERBARU: Branch Manager Sharp Semarang Anton Fatoni memamerkan produk lemari es dengan teknologi J-Tech Inverter. (ADENNYAR WYCAKSONO)

SEMARANG – Produk hemat energi dan ramah lingkungan membuat PT SHARP Electronic Indonesia (SEID) di tahun 2015 ini meluncurkan teknologi J-Tech Inverter yang disesuaikan kebutuhan konsumen Indonesia, yakni lemari es dan pendingin ruangan atau (AC), dalam produknya tersebut SHARP mengusung konsep energy saving, strong cooling, comfort dan durabillity.

Branch Manager SHARP Semarang, Anton Fatoni mengatakan jika saat ini masyarakat kelas menengah di Indonesia sudah semakin cerdas dalam memilih produk elektronik yang mengusung lingkungan dan penghematan energi. “Hal inilah yang membuat SHARP terus mengembangkan produknya melalui inovasi tekonologi eco friendly. J-Tech Inverter adalah sebuah teknologi dari SHARP yang hemat energi dan ramah lingkungan,” katanya.

Menurutnya, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir SEID mencatat ada pertumbuhan kontribusi lemari es dua pintu dengan teknologi inverter. Ditahun 2012, tercatat kontribusi lemari es sebesar 1,2 persen. Sementara ditahun 2013 menjadi 9,2 persen,ditahun 2014 sendiri tercatat kontribusi lemari es sebesar 28,6 persen. “Hingga awal tahun ini angkanya terus tumbuh menjadi 35 persen, sementara untuk AC inverter baru mencapai 5 persen dari total produk AC,” paparnya.

J-Tech Inverter sendiri merupakan singkatan dari Japang Techonolgu dan Japan Hospitality yang merupakan terobosan baru dari SHARP. Teknologi ini dibenamkan pada produk unggulan SHARP yakni lemari es dan AC, paduan sistem pendingin dan kompresor canggi ini punya empat konsep andalan yakni Energy Saving, Strong Cooling, Comfort dan Durability. “Dengan diluncurkannya teknologu J-Tech Inverter dilini lemari es dan AC SHARP, kami optimistis mampu mencapai 32,5 persen market share lemari es dan 20 persen untuk AC,” paparnya.

Pada produk lemari es, konsep Energy Saving diaplikasikan melalui fitur sistem 36 langkah pendingnan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguannya. Konsep ini berjalan ketika tidak ada perubahan tempetaur dalam lemari es, maka kompresor akan lebih sedikit mengkonsumsi energi dan mampu mencapai level terendah.

Sementara fitur Extra Cool, dapat mendinginkan lemari es dampai dengan 0 hingga -2 derajat yang pasti lebih cepat dibandikang inverter lainnya dan mampu mempertahankan temperatur dengan kontrol ketepatan yang lebih baik. “Dengan sistem 36 langkah pendingunan, pergeseran roda gerigi bisa diperhalus dingga gesekan san suara bising akan terminimalisir sehingga diperoleh fitur comfort, yang memberikan kenyamanan bagi penggunanya. Fitur ini juga memungkinkan untuj Express Freezing yakni cooling performance yang ebih baik danlebih cepat,” paparnya.

Selain itu, pada lemari es J- Tech Inverter juha dibenami beberapa teknologi andalan diantaranya Plasmacluster, Hybrid Cooling System, dan Ag+ Nano deodorizer untuk mencegah bau dan menjaga udara tetap segar, LED lighting sysyem dan tempered glass tray, serta ice twist tray yang dirancang untuk kenyamanan konsumen.

Guna mendukung konsep Durability, seluruh model lemari es pada tangkaian J-Tech Inverter mampu beroprasi pada tegangan listrik yang rendah mulai dari 95 V sampai 220V serta dilengkapi dengan garansi 20 tahun.

Hal yang sama juga dibenamkan pada pendingin ruangan atau AC, seluruh kompresor pada rangkaian J-Tech Inverter punya rotasi hingga 15 langkah guna memenuhi standar hidup kunsumen yang tinggi. Energy Saving pada AC mampu bekerja dengan saya minimum untuk menghindari pemborosan listik ketika suhu ruangan telah tercapai. Konsuumsi listrik pun bisa ditekan hingga 60 persen. “Selain hemat, freon yang dipakai juga ramah lingkungan. Konsep strong cooling berupa fitur Jetstream mampu mendingan ruangan sengan cepat atau 40 persen lebih cepat dari AC biasa.

Seluruh rangkaian lemari es J-Tech Inverter tersedia dalam 20 model dengan kapasitas 360 L – 670 L dengan kisaran harga Rp 5,5 – Rp 10 juta. Sementara untuk produk AC J- Tech Inverter Plasmacluster tersedia 3 model dengan harga 4,5-5,8 juta, dan AC J-Tech Inverter Standart tersedia dengan 3 model dengan harga Rp 4-8 juta. (den/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.