Under Cut Tetap Berjaya

573
BERTAHAN: Gaya rambut simpel dan rapi ala potongan rambut under cut, masih menjadi tren rambut pria tahun ini. (PRATIDINA/RADAR SEMARANG)
BERTAHAN: Gaya rambut simpel dan rapi ala potongan rambut under cut, masih menjadi tren rambut pria tahun ini. (PRATIDINA/RADAR SEMARANG)
BERTAHAN: Gaya rambut simpel dan rapi ala potongan rambut under cut, masih menjadi tren rambut pria tahun ini. (PRATIDINA/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Potongan rambut under cut masih tetap digemari pria pada awal tahun 2015 ini. Tampilan rapi dan simpel tanpa menghilangkan kesan trendi menjadi kekuatan pada tatanan rambut pria tersebut.

“Tahun lalu under cut sudah cukup populer, tapi trennya lebih ke arah rockabilly, kalau sekarang tren-nya mulai benar-benar bergeser ke under cut,” ujar hair stylish Urban Cut Barbershop Heru Nugroho, kemarin.

Menurutnya, tren potongan rambut sama halnya dengan fashion, terus berputar dari masa ke masa. Demikian halnya dengan tren under cut. Potongan jenis ini sempat berjaya di era 70-an, dan kini kembali populer. Terlebih saat sejumlah pesohor dalam maupun luar negeri memotong rambutnya dengan model tersebut. Di antaranya pesebakbola David Beckham.

Gaya under cut bisa diterapkan untuk semua jenis rambut, namun sangat cocok untuk pemilik rambut lurus. Karena pada model ini, bagian samping dan belakang akan dipangkas hingga tipis, sedangkan bagian depan dibiarkan sedikit panjang untuk nantinya disisir ke belakang.

Kuncinya ada pada pomade. Ya, untuk lebih mempertegas kesan necis, rambut harus diberi pomade yang disesuaikan dengan jenis rambut. “Cocoknya memang untuk yang berambut lurus, tapi untuk yang ikal juga tetap bisa, tinggal pilih pomade yang lebih kuat,” katanya.

Public Relation Urban Cut Kartiko Salman Nugroho menambahkan, barbershop cabang ke-2 ini memfasilitasi para pria yang ingin tampil dengan potongan rambut terkini dan sesuai dengan karakter wajah. “Kami juga mengutamakan kenyamanan. Setidaknya dibutuhkan waktu 20 menit untuk potong rambut plus massage. Sehingga meskipun hanya potong plontos saja, cuman berapa menit, kita tambah waktu massage-nya,” tandas Nugi. (dna/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.