Jumlah Pemilih Perempuan Signifikan

332
Hevearita Gunaryanti Rahayu. (Ricky Fitriyanto/RADAR SEMARANG)
Hevearita Gunaryanti Rahayu. (Ricky Fitriyanto/RADAR SEMARANG)
Hevearita Gunaryanti Rahayu. (Ricky Fitriyanto/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Peran perempuan tidak bisa dianggap remeh dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak mendatang. Jumlah pemilih perempuan secara kuantitas sangat signifikan untuk mendukung kemenangan calon kepala daerah.

Tak hanya soal pemilih, namun calon kepala daerah perempuan juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Saat ini untuk prestasi dan kemampuan memimpin daerah, diyakini antara perempuan dan laki-laki tidak ada perbedaan. ”Prestasi itu bisa kita lihat dari kepemimpinan dan peran perempuan dalam kehidupan politik, sudah banyak contoh konkret, mereka sukses dalam memimpin,” kata Ketua Yayasan Semarang Waras Sejahtera (SWS) Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu, saat ditemui Selasa (10/3).

Menurut Bu Ita, panggilan akrab Hevearita, memimpin bukan masalah gender, namun masalah kesempatan, integritas dan kecakapan. Momen pilkada secara langsung tahun ini, merupakan momentum strategis bagi kaum perempuan untuk ambil bagian menjadi pemimpin yang populis dan akomodatif. Sehingga mampu membawa aspirasi kaum perempuan. ”Selama ini masih ada dikotomi antara laki-laki dan perempuan dalam pesta demokrasi. Momentum pilkada serentak di 16 kabupaten/kota di Jateng menjadi ajang pembuktian politik perempuan untuk tampil,” katanya.

Ita yang juga bakal calon Wakil Wali Kota Semarang dari PDIP ini mengungkapkan, keterlibatan perempuan dapat menjadi solusi sukses target pembangunan dan politik, sehingga perlu mendorong partisipasi perempuan dalam pilkada. ”Perempuan jangan hanya menjadi penonton dalam pilkada tapi harus menunjukkan peran aktifnya dalam proses demokrasi di Indonesia, termasuk di Jateng. Upaya itu sekaligus mendorong perempuan untuk berani mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah,” tegasnya. (ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.