Ke Depan, Kuliner Uji Lab

434
TERTATA: Pusat kuliner Tuin Van Java di Alun-alun Kota Magelang menjadi salah satu tujuan wisata. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
TERTATA: Pusat kuliner Tuin Van Java di Alun-alun Kota Magelang menjadi salah satu tujuan wisata. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
TERTATA: Pusat kuliner Tuin Van Java di Alun-alun Kota Magelang menjadi salah satu tujuan wisata. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

MAGELANG–Pedagang kaki lima di Kota Magelang diminta menjaga higienitas makanan dan minuman yang ditawarkan kepada pembeli. Bahkan, bukan tidak mungkin, ke depan, makanan-makanan yang dijual pedagang, harus lolos uji laboratorium kelayakan konsumsi.

“Nantinya akan ke arah sana. Tapi leading sector yang ada, selalu kita imbau, agar bahan makanan PKL higienis dan memenuhi syarat. Sekali lagi, penuhi syarat dan jangan sampai pewarnaannya melanggar kesehatan,” kata Wali Kota Sigit Widyonindito di sela-sela ramah tamah dengan para wartawan di pendopo, kemarin.

Terkait penataan PKL, Wali Kota Sigit mengklaim akan menerima penghargaan tingkat nasional dalam bidang inovasi manajemen perkotaan dari Kemendagri di Surabaya, pada Kamis (15/3) mendatang. Penghargaan diberikan karena Pemkot Magelang meraih peringkat kedua kategori penataan PKL dan pengelolaan bank sampah.

Terkait penghargaan, Sigit sangat berharap pencapaian besar tersebut tidak disia-siakan oleh para PKL.

PKL diminta menjaga rasa khas kulinernya. Sehingga para pelancong tidak merasa kecewa. Soal harga, juga harus diperhatikan. “Saya berharap saudara PKL sadar dalam menjaga kontinuitas rasa.” Pemkot juga mengapresiasi PKL yang mudah ditata.

Di bagian lain, Wali Kota Sigit berjanji segera mengkaji tenda-tenda PKL di Pusat Kuliner Tuin Van Java di Alun-Alun yang bocor. “Penggantian tenda ada, kami kaji yang bocor. Saat ini sounding dulu.”

Wali Kota Sigit juga mengakui, aksi pengamen di pusat kuliner Alun-Alun masih dikeluhkan para pengunjung. “Sudah diingatkan terus, pengamen yang mengganggu akan selalu dirumuskan,” tandasnya.

Loiz, 28, salah satu PKL di Tuin Van Java mengakui tenda-tenda pedagang sudah mengalami kebocoran. Luberan air, cukup membuatnya pusing. Akibatnya, kenyamanan pembeli menjadi terganggu. “Harapannya tenda segera diganti.” (put/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.