Positif Narkoba Bisa Dipecat

369
CEK URINE : Ratusan anggota Polres Magelang mengikuti tes urine yang digelar secara mendadak di aula mapolres, kemarin pagi. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
CEK URINE : Ratusan anggota Polres Magelang mengikuti tes urine yang digelar secara mendadak di aula mapolres, kemarin pagi. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
CEK URINE : Ratusan anggota Polres Magelang mengikuti tes urine yang digelar secara mendadak di aula mapolres, kemarin pagi. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID— Sebanyak 150 anggota Polres Magelang kaget begitu tim Narkoba Polda Jawa Tengah meminta mereka berkumpul di aula serbaguna mapolres, Selasa (10/3). Usai apel pagi, mereka langsung diminta menjalani tes urine guna mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di internal korps bhayangkara itu.

Tes sengaja digelar dadakan untuk mendapatkan hasil yang akurat. Kapolres Magelang AKBP Rifky dan Wakapolres Kompol Yuyun Arief juga mengikuti tes tersebut. “Kami sengaja melakukan tes ini secara mendadak dan acak di seluruh Polres di Jawa Tengah. Semuanya wajib ikut termasuk kapolres, wakapolres, para kabag dan kasat,” kata Wadir Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah AKBP Andry Triaspoetra.

Menurut Andry, seluruh personel Polres Magelang tidak ada yang mengetahui kegiatan ini. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah ada personel polisi yang terlibat narkoba atau tidak. “Urine akan diperiksa di Semarang dan hasilnya akan diumumkan oleh Polda. Tes urine ini akan terus kita lakukan,” kata dia.

Kapolres Magelang AKBP Rifky menjelaskan kegiatan ini untuk menindaklanjuti perintah Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Noer Ali. Dia menegaskan bahwa Polri menunjukkan keseriusannya untuk memberantas narkoba dan miras sesuai arahan Presiden Jokowi.

“Kami serius memberantas narkoba. Tidak hanya serius keluar dan namun juga ke dalam. Anggota yang main-main kami ingatkan bahwa mereka akan kami tindak tegas dan maksimal. Jika perlu sampai pemberhentian sesuai imbauan presiden,” tegas Rifki.

Menurut Rifky, anggota polisi yang terindikasi memakai narkoba akan langsung ditindak tegas. Mereka yang positif akan diselidiki lebih lanjut untuk dicari alat buktinya. Hal ini karena pidana umum membutuhkan alat bukti berupa narkoba yang digunakan.

Rifky menuturkan selama ini belum ditemukan kasus keterlibatan anggota Polres Magelang dalam penyalahgunaan narkoba. ”Setiap saaat selalu saya ingatkan supaya tidak memakai narkoba atau membekingi peredaran narkoba,” ungkapnya. (vie/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.