Wali Kota: Jangan Sampai Hanya Copy Paste Saja

367
Hendrar Prihadi. (DOK/RASE)
Hendrar Prihadi. (DOK/RASE)
Hendrar Prihadi. (DOK/RASE)

BALAI KOTA – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta dalam merencanakan arah pembangunan Kota Semarang 2016 mendatang, jangan hanya copy paste. Prioritas pembangunan harus berdasar kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan wali kota dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Semarang, yang digelar di lantai 8 Gedung Moch Ikhsan, Selasa (10/3). Kegiatan tersebut diikuti berbagai pihak mulai dari BUMD, para tokoh masyarakat, perwakilan delegasi kecamatan, lembaga swadaya masyarakat, asosiasi profesi serta perwakilan kecamatan. ”Alhamdulillah, saat ini kita sudah memasuki tahapan pembahasan RKPD Kota Semarang setelah sebelumnya diawali dengan rembuk antartokoh masyarakat di tingkat RW, kelurahan dan kecamatan,” ungkap wali kota.

Wali kota yang akrab disapa Hendi ini menjelaskan, berbagai program pembangunan yang dibahas dan ditetapkan sebagai program prioritas Kota Semarang dalam RKPD ini merupakan hasil usulan masyarakat dari tingkat RW yang diharapkan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masyarakat. Hasil pembahasan Musrenbang RKPD Kota Semarang 2016 ini selanjutnya akan dilaporkan ke tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Kesempatan Musrenbang RKPD Kota Semarang ini, diharapkan wali kota dapat dimanfaatkan untuk sharing pendapat dengan para tokoh dan ahli untuk merencanakan arah pembangunan Kota Semarang 2016 mendatang. ”Jangan sampai hanya copy paste saja,” tegas wali kota.

Dari total Rp 3,2 triliun kemampuan keuangan Kota Semarang anggaran tahun 2016, anggaran belanja langsung untuk kepentingan masyarakat mencapai Rp 1,7 triliun. Sejumlah prioritas pembanguan tahun 2016 di antaranya adalah peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pengendalian rob dan banjir, penurunan angka kemiskinan, pengembangan moda transportasi masal, dan peningkatan ruang terbuka hijau.

Selain itu, masalah infrastruktur juga masih menjadi salah satu prioritas pembangunan Kota Semarang pada 2016 mendatang. Pembangunan infrastruktur di antaranya difokuskan dalam penataan dekorasi kota, infrastruktur jalan hinterland, serta peningkatan ruas jalan strategis. ”Misalnya peningkatan jalan penghubung daerah Semarang Barat ke Mijen atau jalan Genuk menuju Pedurungan,” kata Hendi.

Wali kota mengingatkan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), agar usulan di tingkat bawah jangan sampai ada yang tercecer. Pendapatan APBD Kota Semarang yang semakin meningkat tajam diyakini wali kota dapat mengakomodir berbagai program prioritas pembangunan bagi masyarakat Kota Semarang. Tercatat, APBD Kota Semarang tahun 2010 sebesar Rp 1,8 triliun dan meningkat menjadi 3,7 pada tahun 2015 ini.

Dalam Musrenbang RKPD kali ini diangkat tema ”Penguatan Kualitas Pelayanan Dasar Melalui Pelaksanaan Pembangunan yang Berkelanjutam, Inklusif dan Partisipatif Menuju Kota Semarang yang Sejahtera dan Berbudaya”. ”Tetap fokus dan laksanakan program pembangunan yang telah direncanakan, tugas kita hanya layani masyarakat. Wis itu thok,” tegas wali kota. (zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.