Semarang Jadi Tuan Rumah SFI

308
AUDIENSI: Ketua Pelaksana SFI dan Wali Kota Semarang Hendar Prihadi sedang melakukan audiensi terkait pelaksanaan SFI ke-36 di Semarang. (FOTO: ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)
AUDIENSI: Ketua Pelaksana SFI dan Wali Kota Semarang Hendar Prihadi sedang melakukan audiensi terkait pelaksanaan SFI ke-36 di Semarang. (FOTO: ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)
AUDIENSI: Ketua Pelaksana SFI dan Wali Kota Semarang Hendar Prihadi sedang melakukan audiensi terkait pelaksanaan SFI ke-36 di Semarang. (FOTO: ADENNYAR WYCAKSONO/RADAR SEMARANG)

SEKAYU – Ajang prestisius Salon Foto Indonesia (SFI) ke 36 kembali dihelat di Kota Semarang. SFI sendiri adalah gelaran berupa apresiasi bagi para fotografer yang ada di Indonesia. Selain itu, Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonesia (FPSFI) juga akan menggelar kontes fotografi sekaligus munas pada Oktober-Desember mendatang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyambut baik adanya event tersebut. Menurut dia, event skala nasional ini harus tetap berjalan meskipun berdekatan dengan pilawalkot. ”Potensi yang ada di Semarang bisa terangkat dengan adanya penghargaan dan lomba yang diadakan. Pasti juga akan banyak tamu atau wisatawan dari luar Semarang yang akan hadir dalam gelaran tersebut,” katanya usai audiensi di kantor Walikota Semarang, kemarin.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Salon Foto Indonesia ke 36, Liem Winasdy mengatakan, event tersebut sudah dihelat sejak tahun 1955. Semarang sebelumnya sempat menjadi tuan rumah pada tahun 2002 lalu. ”Ini adalah kedua kalinya Semarang menjadi tuan rumah dalam gelaran prestisius ini,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan SFI Semarang, lanjutnya, dimulai sejak Juni hingga Desember. Registrasi dan penerimaan foto yang akan dilombakan pada Juni hingga September 2015. Kegiatan akan dilanjutkan dengan Munas FPSI, penjurian foto, serta hunting fotografi yang dilaksanakan pada 15-18 Oktober 2015. Peserta lomba wajib mengirimkan karya terbaiknya dalam bentuk salinan soft copy dan cetak mulai bulan Juni sampai September. ”Foto-foto kiriman dari peserta akan dipamerkan dulu sebelum memasuki proses penjurian pada Oktober nanti,” tambahnya.

Panitia akan menambah kategori lomba yakni unsur fashion dan busana dengan juri kenamaan di antaranya Kristupa Saragih, Romi Perbawa, Gatoto Subroto, Agus Supriyanto. ”Kita gandeng semua komunitas foto yang ada di Semarang untuk berpartisipasi, karena ini adalah event milik bersama seperti moto yang kami punya yakni one for all, all for one. Tujuannya agar dunia fotografi di Semarang semakin bergairah dan berkembang serta bisa berprestasi,” tandasnya. (den/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.