Tronton Tabrak 1 Motor dan 5 Minibus

612
TABRAKAN KARAMBOL : Lima bus bergelimpangan setelah tertabrak truk tronton yang diduga mengalami rem blong saat melintas di Jalan Veteran (Pasar Sapi), kemarin (11/3) pukul 04.20 pagi. (MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG)
TABRAKAN KARAMBOL : Lima bus bergelimpangan setelah tertabrak truk tronton yang diduga mengalami rem blong saat melintas di Jalan Veteran (Pasar Sapi), kemarin (11/3) pukul 04.20 pagi. (MUNIR ABDILLAH/RADAR SEMARANG)

truk terguling3WEB

SALATIGA—Diduga mengalami rem blong, truk tronton pengangkut kertas seberat 20 ton, mengalami kecelakaan karambol, kemarin (11/3) pukul 04.20 pagi. Truk dengan nomor polisi (Nopol) AG 8292 UA menghantam satu sepeda motor dan lima minibus. Bersyukur tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Namun motor Yamaha Mio nopol H 3631 GI tergencet minibus dan 2 minibus mengalami rusak serta hampir terguling karena tertimpa muatan kertas.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Radar Semarang di tempat kejadian, truk tronton yang dikemudikan oleh Eko Agus, 32, warga Semampir, Kota Kediri mengalami rem blong saat melintas di Jalan Veteran (Pasar Sapi) dari arah Solo. Lantaran panik, Eko menghantamkan truknya ke traffic light. Namun akhirnya menghantam motor milik Mimbar, 45, warga Rembes, Watuagung, Tuntang.

Beruntung, Mimbar yang sempat terpental bersama motornya bisa menyelamatkan diri. Truk belum berhenti, tiga 3 minibus H 1618 FC, H 1593 dan H 1495 BC yang berada di seberang jalan ikut tertabrak. Truk berhenti, setelah Eko membanting stir truknya ke kanan sehingga truknya terguling. Ironisnya muatan truk yang berisi gulungan kertas berjumlah 50 gulung yang tiap gulungnya 400 kg tersebut menghantam 2 bus yang sedang parkir menunggu penumpang di pinggir jalan.

Dari keterangan Zulfi, 56, sopir minibus asal Argomas Salatiga, kejadian tersebut terjadi saat dirinya sedang tertidur di kursi samping kemudi. Tiba-tiba terdengar suara keras di samping busnya. Dan tidak berselang lama, busnya tertimpa gulungan kertas sampai hampir terguling. Syukurnya, dirinya tidak mengalami lecet apapun. Hanya kaget dan segera bergegas keluar bus. “Saat kejadian saya tidak mengetahui secara persis. Karena saya sedang tidur di samping kemudi bus,” terangnya.

Agus, 45, kernet mini bus asal Ampel Boyolali menuturkan jika dirinya melihat truk dari arah Solo melaju dengan kencang. Tiba-tiba saja truk tidak terkendali, kemudian menghantam lampu merah atau traffic light dan sepeda motor yang berada di depannya. Dirinya sempat mengira bahwa pengendara motor meninggal. Karena tertabrak hingga terpental jatuh.

Belum selesai, truk kemudian menabrak 3 minibus dan terguling. Muatan yang berupa gulungan kertas terjatuh dan menimpa 2 mini bus yang sedang menunggu penumpang. “Saya sempat melihat, truk sempat mengerem. Karena di jalan ada tanda bekas rem,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Salatiga AKBP Ribut Hariwibowo yang datang di lokasi mengatakan bahwa penyebab kecelakaan masih dalam pemeriksaan. Sementara ini, dugaannya truk mengalami rem blong. Yang terpenting sekarang, truk, mini bus dan gulungan kertas bisa segera disingkirkan. Karena sebentar lagi jalan akan ramai dengan orang tua yang akan mengantar anaknya ke sekolah. “Sopir dan kernet sekarang sudah kami aman di kantor. Nantinya kami selidiki lebih lanjut terkait terjadinya kecelakaan ini,” tandas Kapolres. (abd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.