Begal Marak, Polisi Perkuat Pertahanan

381
LATIHAN BELADIRI : Sejumlah personel Polres Pekalongan sedang melakukan latihan beladiri di halaman Mapolres Pekalongan, kemarin. (FAIZ URHANUL HILAL/RADAR SEMARANG)
LATIHAN BELADIRI : Sejumlah personel Polres Pekalongan sedang melakukan latihan beladiri di halaman Mapolres Pekalongan, kemarin. (FAIZ URHANUL HILAL/RADAR SEMARANG)
LATIHAN BELADIRI : Sejumlah personel Polres Pekalongan sedang melakukan latihan beladiri di halaman Mapolres Pekalongan, kemarin. (FAIZ URHANUL HILAL/RADAR SEMARANG)

KAJEN-Untuk meningkatkan kemampuan dalam mengantisipasi ancaman begal, personel Polres Pekalongan digenjot latihan beladiri. Menyusul maraknya aksi begal di berbagai wilayah di Kabupaten Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi mengatakan bahwa kemampuan beladiri sangat penting bagi pasukan keamanan, seperti Tim Anti Begal dari Sat Dalmas Polres Pekalongan.

“Dalam mengantisipasi ancaman memang dibutuhkan kemampuan. Oleh karena itu, pasukan Dalmas perlu dibekali banyak kemampuan beladiri Polri,” terangnya, kemarin.

Indra memaparkan, kemampuan beladiri anggota merupakan kemampuan dan ketrampilan yang harus dimiliki untuk menunjang dalam bertugas di lapangan. Perwira melati dua itu mewanti-wanti, bahwa tantangan tugas ke depan akan semakin berat mengingat semakin kompleksnya permasalahan yang ada di masyarakat, di antaranya adalah begal jalanan. “Meski tidak sengeri di kota-kota besar, belakangan ini di wilayah hukum Polres Pekalongan beberapa kali terjadi aksi begal jalanan,” imbuhnya.

Sejumlah teknik yang diajarkan, kata Indra, juga melatih kemampuan reflek dan berfikir cepat dalam menghadapi segala sesuatu. Seperti melumpuhkan pelaku kriminal dan kerusuhan yang mengancam dengan senjata tajam, tanpa melukai dan bisa menangkap pelaku kejahatan dengan gesit. “Dalam mempraktikkan, kami tetap mengedepankan hak asasi manusia (HAM). Jika tidak terpaksa, tidak akan melukai lawan,” tandasnya.

Kasubbag Humas AKP Guntur Tri Harjani mengatakan bahwa kesiapan dan kemampuan memang keharusan bagi anggota Polri, sebelum turun ke tengah-tengah masyarakat. “Kesiapan itu penting. Terutama Dalmas yang ditugaskan mengatasi segala bentuk gangguan Kamtibmas, seperti pelanggaran tindak pidana yang menjadi tanggung jawabnya, seperti tugas pencegahan dan penindakan,” jelasnya.

Latihan beladiri tersebut, kata Tri, akan dilakukan empat kali dalam sebulan, selama dua jam. Latihan yang direncanakan bakal dilakukan seluruh personel Polres Pekalongan itu disesuaikan dengan tingkatan anggota. Semakin tinggi tingkatannya, akan semakin beragam pola latihannya.

“Ke depan, tidak hanya dari fungsi Dalmas (Sat Sabhara, red), semua fungsi dan seluruh anggota jajaran Polres Pekalongan akan melaksanakan latihan beladiri tersebut,” imbuhnya. (hil/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.