Olahraga Tradisional Meriahkan HUT Mungkid

708
AWAS JATUH : Sejumlah pegawai negeri sipil mengikuti kegiatan perlombaan olahraga tradisional balap karung tandem dalam rangka HUT Kota Mungkid ke-31, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
AWAS JATUH : Sejumlah pegawai negeri sipil mengikuti kegiatan perlombaan olahraga tradisional balap karung tandem dalam rangka HUT Kota Mungkid ke-31, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)
AWAS JATUH : Sejumlah pegawai negeri sipil mengikuti kegiatan perlombaan olahraga tradisional balap karung tandem dalam rangka HUT Kota Mungkid ke-31, kemarin. (MUKHTAR LUTFI/Radar Kedu)

MUNGKID— Berbagai perlombaan olahraga tradisional meramaikan HUT Kota Mungkid ke-31 sudah mulai digelar, Jumat (13/3). Ratusan peserta dari perwakilan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) meramaikan kegiatan yang dipusatkan di halaman pendopo drh Soepardi.

Beberapa olahraga yang ditampilkan adalah terompah panjang, balap egrang dan balap karung. Para peserta nampak menikmati perlombaan itu meski tak sedikit yang berjatuhan.

”Ini bagian dari nguri-uri olahraga tradisional yang saat ini mulai ditinggalkan,” kata Ketua Panitia HUT Kota Mungkid, Agung Trijaya, kemarin.

Menurutnya, perlombaan olahraga tradisional ini sudah dilaksanakan setiap tahunnya dalam memperingati HUT Kota Mungkid. Bahkan, saat ini olahraga kuno itu juga dilaksanakan di sejumlah hajatan ulang tahun organisasi di Kabupaten Magelang. ”Seperti saat memperingati hari pendidikan dan pahlawan juga ada kegiatan seperti itu,” katanya.

Dia menambahkan perigatan Hari Jadi Kota Mungkid diisi dengan berbagai kegiatan yang antara lain, jalan sehat, fun bike, tirakatan dan sarasehan. Juga akan digelar sepakbola jago kapuk antara Muspida melawan Jurnalis dan Eksekutif (17-18/3), pameran batik, kuliner, kriya dan pentas 1.000 penari topeng ireng. (vie/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.