Pemain Kurang Percaya Diri

409
GAGAL MENANG: Pertandingan PPSM melawan PSIM yang berakhir dengan skor 2-3 untuk tim tamu. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)
GAGAL MENANG: Pertandingan PPSM melawan PSIM yang berakhir dengan skor 2-3 untuk tim tamu. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)
GAGAL MENANG: Pertandingan PPSM melawan PSIM yang berakhir dengan skor 2-3 untuk tim tamu. (AHSAN FAUZI/RADAR KEDU)

MAGELANG- PPSM kembali harus menelan hasil negatif dalam persiapan menghadapi kompetisi Divisi Utama 2015. Bermain dalam laga ujicoba di kandang sendiri, Stadion dr H Moch Soebroto Magelang, Jumat (13/3), Tim Macan Tidar harus mengakui ketangguhan PSIM Jogjakarta dengan skor 2-3. Pada pertandingan sebelumnya di Jogjakarta, PPSM juga takluk 0-2.

Pada pertandingan yang disaksikan sekitar 2.500 penonton tersebut, kedua tim menampilkan permainan cepat dengan mengandalkan umpan-umpan pendek dari kaki ke kaki. Begitu peluit kick off ditiup, tim tamu lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Serangan yang dibangun lewat sayap maupun lini tengah tampak rapi dans ering membahayakan pertahanan PPSM. Sebaliknya tim tuan rumah lebih banyak mengandalkan serangan balik apabila ada kesempatan.

Permainan agresif PSIM membuahkan hasil. Pada menit 25, pemain bernomor punggung 12, Latih berhasil menjebol gawang PPSM, memanfaatkan umpan dari sepak pojok. Skor menjadi 0-1 untuk keunggulan PSIM.

Selang 9 menit, tim asuhan Seto Nurdiyanto menggandakan keunggulan lewat tendangan Roni. Skor 0-2 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, pelatih PPSM Inyong Lolombulan menginstruksikan agar bermain lebih terbuka. Namun serangan dan peluang yang muncul selalu kandas di lini pertahanan PSIM.

Para pemain PPSM tidak mau menyerah. Dengan dimotori Nova Zainal, akhirnya PPSM berhasil menjebol gawang lawan. Pada menit 80, Imam Said Al Banna berhasil memperkecil ketinggalan menjadi 1-2.

Keasyikan menyerang, dua menit kemudian PPSM kembali kebobolan. Kali ini lewatan tendangann kaki kanan Arga, skor berubah menjadi 1-3.

Semenit menjelang waktu normal habis, pemain PPSM Agus mampu memperkecil skor menjadi 2-3. Hasil ini bertahan hingga peluit akhir berbunyi.

Usai pertandingan, pelatih PSIM Seto Nurdiyanto mengatakan, permainan anak-anak saat ini sudah lumayan bagus. Di babak pertama pertandingan bisa powerfull, kerjasamanya bagus. “Namun di babak kedua banyak mengalami kelowongan, kelonggaran, stamina mulai loyo, kerjasama tim mulai lemah, akhirnya kami bisa kebobolan 2 gol,” katanya.

Sementara, Pelatih PPSM Magelang Inyong Lolombulan mengaku kecewa dengan permainan anak asuhannya. Para pemain terlihat kurang konsentrasi dan kerjasama antarpemain masih kacau. “Di babak pertama pemainnya tampil kurang maksimal, terkesan kurang percaya diri,” ujarnya.

Sementara di babak kedua, permainan mulai membaik dan kerjasama tim mulai terbangun. Hasilnya, 2 gol berhasil diciptakan.

“Seharusnya main di kandang bisa tampil maksimal, namun kenyataanya tidak. Padahal minggu lalu saat kami bertandang di PSIM Jogjakarta, penampilan anak-anak bagus,” jelasnya. (mg2/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.