Regenerasi Saban Tahun, Rutin Gelar Diskusi

395
IKUTI LOMBA : Para peserta saat mengikuti lomba cerdas cermat keluarga sadar hukum. (Faiz Urhanul Hilal/Jawa Pos Radar Semarang)
IKUTI LOMBA : Para peserta saat mengikuti lomba cerdas cermat keluarga sadar hukum. (Faiz Urhanul Hilal/Jawa Pos Radar Semarang)

Meski berganti kader, Kecamatan Lebakbarang kembali menjuarai Lomba Cerdas Cermat (LCC) Keluarga Sadar Hukum (Kadarkurm) tingkat Kabupaten Pekalongan 2015. Regenerasi itu dilakukan dengan rutin menggelar diskusi materi kesadaran hukum. Seperti apa?

Faiz Urhanul Hilal, Pekalongan

Kegiatan LCC Kadarkum yang merupakan agenda tahunan selalu dipersiapkan secara apik oleh tim penggerak PKK Kecamatan Lebakbarang. Selain membidik anggota maupun pengurus yang berkompeten, persiapan itu juga dilakukan dengan rutin menggelar diskusi terkait materi kesadaran hukum. Baik menggunakan materi soal tahun sebelumnya maupun up-date materi melalui internet.

Camat Lebakbarang, Yuhanto mengatakan, tujuan utama digelarnya diskusi atau pembahasan materi secara rutin itu bukan untuk perlombaan. Melainkan penanaman pemahaman terkait kesadaran hukum itu sendiri. “Kami memang rutin mengadakan pelatihan. Karena lomba itu kegiatan tahunan, sekaligus bisa dipersiapkan. Meski tetap ada persiapan khusus, untuk lomba itu,” ungkapnya.

Oleh karena itu, proses regenerasi terasa alami. Sembari mengadakan pelatihan yang diikuti anggota PKK dari saban desa, bisa dipantau anggota-anggota yang berkompeten. “Nah, dari pelatihan itu kan terlihat potensi-potensi yang bisa dipersiapkan untuk regenerasi mengikuti lomba itu,” jelasnya.

Untuk LCC Kadarkum 2015, dipilih lima orang yang dinilai memiliki sumber daya manusia (SDM) mumpuni. Lima orang tersebut merupakan kombinasi dari tiga orang pengurus PKK kecamatan dan dua dari desa. “Lima orang itu namanya Anik, Hestiana Pujiati, Lusi, Riza dan Riana Ekasari. Kami membidik kualitas SDM, baik warga, para pengurus atau anggota PKK.
Ada yang lulusan S1 ada yang D3,” bebernya.

Proses panjang disertai keseriusan itulah yang akhirnya sukses mengantarkan Tim Penggerak PKK Kecamatan Lebakbarang menyabet juara pertama LCC Kabupaten Pekalongan 2015. “Alhamdulillah, tahun sebelumnya, juga menjadi juara I, tingkat kabupaten,” katanya.

Terpisah, Ketua Pokja I TP PKK Kabupaten Pekalongan Asifah Yoyon mengatakan, lomba yang diikuti oleh 95 orang dari 19 kelompok yang merupakan perwakilan setiap kecamatan itu merupakan upaya untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan motivasi para kader dalam mengelola gerakan PKK serta meningkatkan pemahaman dan kesadaran para kader pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Asifah memaparkan, peserta lomba melalui dua tahap seleksi. Tahap pertama berupa tes tertulis untuk diambil 6 kelompok, tahap kedua merupakan babak final dengan soal wajib berjumlah 5 soal. “Di final itu ada soal lemparan 5 soal untuk masing-masing kelompok. Kemudian ada soal rebutan sebanyak 10 soal,” jelasnya.

Setelah melewati serangkaian tahap seleksi, akhirnya kelompok LCC Kadarkum dari Kecamatan Lebakbarang berhasil mempertahankan gelar juaranya. Tim yang lolos nantinya akan mewakili lomba LCC Kadarkum tingkat Bakorwil III Jawa Tengah. “Juara I dari Lebakbarang, diikuti Kecamatan Kedungwuni dan Kecamatan Karanganyar sebagai juara III. Juara I akan maju ke tingkat Provinsi 9 Juni 2015,” ujarnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan, Arini Antono, mengatakan, sebagai mitra pemerintah, substansi pelaksanaan loma tersebut merupakan wujud nyata peran PKK dalam memberikan pemahaman dan menumbuhkembangkan kesadaran hukum bagi masyarakat. “Kami berharap para kader PKK tidak sekedar mengikuti lomba saja, terpenting dapat menjadi suri tauladan di masyarakat,” kata dia.

Terkait perlombaan itu, Arini berujar, atas terlaksananya lomba tersebut pihaknya menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat. “Namanya perlombaan, kalah atau menang itu hal biasa. Paling penting adalah pelajaran dan pengalaman yang dapat kita ambil. Yang pasti penuh semangat dan tetap menjaga sportifitas,” pungkasnya. (hil/ric)