Andy F Noya Bagi Pengalaman

403
BERJIWA SOSIAL: Andy F Noya (tiga dari kanan) foto bersama Anne Avantie dan rekan-rekannya usai acara di di Hotel Crown Semarang, kemarin. (FOTO: NUR CHAMIM/RADAR SEMARANG)
BERJIWA SOSIAL: Andy F Noya (tiga dari kanan) foto bersama Anne Avantie dan rekan-rekannya usai acara di di Hotel Crown Semarang, kemarin. (FOTO: NUR CHAMIM/RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Nama Andy F Noya sudah santer terdengar sebagai pembagi inspirasi. Lewat salah satu program talk show di layar kaca yang mengundang sosok-sosok berpengaruh, pria plontos ini menggali intisari dari setiap narasumbernya. Konsep itu dibawa ke Semarang untuk berbagi ilmu arti memberi atau memberkati.

Digandeng desainer Anne Avantie, Andy berbagi pengalaman bagaimana indahnya memberi. Acara yang dikemas layaknya Kick Andy di Hotel Crowne Semarang, malam kemarin, ini penuh nuansa religi. Andy menerangkan, mengenai misteri rezeki yang sangat tidak bisa dikejar lewat nalar.

“Memberkati untuk diberkati. Tidak beda dengan memberi untuk mendapatkan rezeki yang lebih besar dari Sang Pencipta. Ada orang-orang kaya yang merasa gelisah dengan gelombang kehidupan mereka. Tapi ada orang sederhana yang hidpnya tenang lantaran doyan bersedekah. Mereka bisa menemukan arti kehidupan dengan memberi kebaikan kepada sesama,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Andy juga menceritakan perjalanan Anne yang membantu anak-anak penderita hidrosepalus selama 16 tahun. Dia mengaku sangat terkesan dengan usaha tersebut. “Mungkin, kita merasa trenyuh hanya ketika melihat langsung. Lantas, bagaimana orang tua mereka yang setiap hari melihatnya. Membayangkan saja, saya sudah merasa sangat sedih,” ungkapnya.

Karena itu, seluruh profit yang tergalang dalam acara ini, akan disumbangkan ke panti asuhan yang menampung penderita hidrosepalus dan Keuskupan Agung Semarang yang melayani kaum kecil, dan penyandang difabel. “Ini bukan penggalangan dana. Tapi karena acara ini mendapatkan uang, semuanya akan kamu sumbangkan,” timpal Anne.

Sementara itu, seniman Arswendo Atmowiloto yang juga tampil malam itu mengatakan, setiap orang harus berani memberi. Tidak melulu diukur dengan kuantitas atau jumlah uangnya. Tapi keikhlasan dari hati ke hati. “Sudah saatnya kita memproklamirkan kebaikan. Berikan energi ini ke seluruh orang-orang di sekitar kita. Dan biarkan mereka menulari ke yang lain,” cetusnya. (amh/zal)