Mahir Menari Saman

570
Dokumen Pribadi
Dokumen Pribadi

ADINDA Kusumawardhani tak hanya cantik. Namun ia pandai menari. Khususnya tari Saman. Mahasiswi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip) ini kerap terlibat dalam pertunjukan tarian khas Aceh tersebut di berbagai acara penting. Di antaranya, saat acara seminar dengan pembicara tingkat nasional maupun acara penting lainnya di kampus Undip.

Mbak Din –sapaan akrabnya— mengungkapkan, sebenarnya ia tidak memiliki basic dalam menari. Gadis yang pernah dinobatkan sebagai best director pada apresiasi seni di sekolahnya ini, mengaku mempelajari tarian karena ia memang menyukainya.

”Dengan niat untuk mencoba dan selalu melakukan dengan totalitas, saya yang sebelumnya tak bisa menari justru mampu menjuarai beberapa perlombaan tari bersama tim,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Selain menari, Adinda juga rajin menuangkan ide dan gagasannya lewat tulisan. Hampir setiap hari, ia menyempatkan diri untuk menyusun kata-kata yang mampu mewakili apa yang tengah dirasakannya. Tulisan Adinda dapat diakses melalui blog pribadinya di Badaibunga.blogspot.com.

”Menulis itu tanpa paksaan, tanpa aturan, tanpa batas, tanpa teori yang rumit. Menulis itu bagaimana akhirnya perasaan saya tergambar pada apa yang saya tulis,” ungkap gadis penyuka warna biru yang juga mahir dalam mendesain poster dan media publikasi ini. (mg23/aro/ce1)