Waduk Jatibarang Dilengkapi Perahu Wisata

502
TUMPENGAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat launching perahu wisata Waduk Jatibarang di Kandri, Gunungpati kemarin. (Humas for Jawa Pos Radar Semarang)
TUMPENGAN: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat launching perahu wisata Waduk Jatibarang di Kandri, Gunungpati kemarin. (Humas for Jawa Pos Radar Semarang)

KANDRI – Satu lagi potensi lokal Kota Semarang mulai digarap oleh Pemkot Semarang, yakni Waduk Jatibarang. Kali ini, pemkot memberikan bantuan sarana prasarana berupa perahu wisata (speed boat) dan perahu kayu untuk memudahkan memancing. Launching bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Hendrar Prihadi di Dermaga Waduk Jatibarang, Kamis (18/5).

Perahu tersebut merupakan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) dari salah satu Bank Pemerintah, BNI, dan Universitas PGRI Semarang, dengan total 11 buah untuk perahu wisata, dan 6 buah untuk perahu kayu. Perahu kayu tersebut untuk mempermudah warga dan wisatawan yang ingin memancing.

Ke depannya perahu-perahu tersebut akan dikelola oleh warga setempat di bawah Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) Suko Makmur. Sehingga hasil-hasilnya dapat dinikmati warga.

Hendrar Prihadi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pengadaan perahu wisata tersebut. ”Terima kasih kepada pengelola waduk, BBWS Pemali-Juana dan semua pihak yang telah mengizinkan adanya perahu wisata yang dikelola oleh Pokdarwis yang ada di Kecamatan Gunungpati ini. Sehingga warga dapat mengambil peran memajukan wisata di Waduk Jatibarang,” terang wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Menurut wali kota, Kecamatan Gunungpati memiliki potensi lokal yang sangat besar, hingga kini belum tergali semuanya. Seperti halnya wisata alam, wisata budaya (sesaji rewanda), wisata buah/ kuliner dan masih banyak lagi potensi lainnya.

Dengan adanya perahu wisata ini, wali kota berharap bisa menjadi daya pikat wisatawan untuk berkunjung ke Semarang, khususnya Desa Kandri, Kecamatan Gunungpati ini. ”Bila wisatawan banyak datang berkunjung maka perekonomian dapat maju. Dan warga pun akan senang,” urainya.

Wali kota juga mengingatkan kepada warga agar nantinya bila sudah berjalan perahu-perahu ini memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan penumpang, dengan menggunakan pelampung. ”Selain itu juga harus menjadi pionir untuk merawat dan menjaga kebersihan lingkungan,” pintanya.

Ketua RW 3 Kelurahan Kandri, Sumani, menambahkan, pengoperasian perahu-perahu tersebut diharapkan bisa dilakukan sebelum Lebaran. Sehingga warga Kota Semarang dan wisatawan luar daerah dapat menikmati fasilitas di desa wisata Kandri ini. Permasalahan tarif atau biaya tersebut pihaknya masih memusyawarahkan dengan Pokdarwis Suko Makmur. ”Harapan saya, tarif bisa sama dengan Telaga Sarangan,” harap Sumani.

Terpisah, salah satu pengurus Kelompok Sadar Wisata Suko Makmur, Farkhan Hilmie, menambahkan, jika ide perahu wisata sudah muncul beberapa waktu lalu. Hanya saja, baru belakangan ini disampaikan ke wali kota dan direalisasikan.

”Kami sudah punya beberapa perahu sejak 9 bulan lalu, namun terkendala masalah perizinan. Setelah diresmikan, kami berharap Waduk Jatibarang bisa menjadi destinasi wisata andalan di Kota Semarang,” tuturnya.

Ke depan, kata dia, akan ada 20 perahu yang disediakan. Rencananya setiap perahu diberlakukan tarif Rp 60 ribu dengan kapasitas 4 orang. ”Selain itu dengan adanya perahu wisata ini, semoga masyarakat asli Gunungpati bisa merasakan dampak positifnya langsung,” harapnya. (den/zal/aro/ce1)