AJT Bantu Bedah Rumah

470
BEDAH RUMAH: Warga bergotong royong memperbaiki rumah korban hanyut di Kalialang Baru RT 2 RW 7, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEDAH RUMAH: Warga bergotong royong memperbaiki rumah korban hanyut di Kalialang Baru RT 2 RW 7, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEDAH RUMAH: Warga bergotong royong memperbaiki rumah korban hanyut di Kalialang Baru RT 2 RW 7, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BEDAH RUMAH: Warga bergotong royong memperbaiki rumah korban hanyut di Kalialang Baru RT 2 RW 7, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Puluhan relawan Andalan Jeli Tangguh (AJT) melakukan bedah rumah milik korban hanyut di Kali Tempuran beberapa waktu lalu, di wilayah RT 2 RW 7, Kalialang Baru, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati.

Pekerjaan tersebut ditarget bisa selesai dalam kurun waktu 20 hari. Rumah tersebut kini hanya dihuni 3 anak yatim piatu yang masih Sekolah Dasar (SD), Meylcya, Nevya Ramadhan dan Mifta Salsabila yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit (RS) Kariadi Semarang. Ketiganya tinggal di Semarang tanpa memiliki saudara sehingga masih diasuh oleh tetangganya, ibunya Endang Pria Tiningsing dan adiknya Feysa telah meninggal akibat terseret arus air Kali Tempuran, sementara ayahnya lebih dulu meninggal karena sakit.

Camat Gunungpati, Bambang Pramosinto memberi apresiasi kepada relawan AJT karena pergerakan cepat dan memiliki dana sehingga sigap dalam masalah sosial yang terjadi pada warganya. Dengan begitu pihaknya merasa terbantu dari sisi tenaga dan dana. ”Kami akui dari pemerintah sampai hari ini masih bantuan evakuasi, tapi BPBD akan memberikan bantuan sosial, kami sudah mengajukan melalui surat resmi. Bansos mau disalurkan minggu depan karena kemarin terganjal akhir tahun,” akunya.