Bawang dan Cabai Picu Inflasi

360

CABE_NURCHAMIM (2)-web

SEMARANG – Jawa Tengah mengalami inflasi sebesar 0,99 persen dengan Indeks Harga Konsumen 121,84 pada Desember lalu. Inflasi terjadi salah satunya dipicu oleh kenaikan harga bawang dan cabai merah.

“Kenaikan terbesar terjadi pada kelompok bahan makanan. Yaitu sebesar 3,58 persen. Dengan komoditas pemberi sumbangan terbesar adalah bawang merah, cabai merah, telur ayam ras, cabai rawit dan rokok kretek filter,” kata Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Jamjam Zamachsyari, kemarin (4/1).

Inflasi tertinggi terjadi di Kota Semarang. yaitu sebesar 1,04 persen, kemudian Surakarta 0,99 persen, Tegal 0,94 persen, Kudus dan Purwokerto masing-masing 0,93 persen, dan terendah kota Cilacap sebesar 0,80 persen. “Dari inflasi yang terjadi ini, sebagian komoditas justru membantu menekan laju inflasi. Diantaranya salah, minyak goreng, bensin, emas perhiasan dan jambu batu,” jelasnya.

Ia menambahkan, inflasi Jawa Tengah pada Desember ini lebih tinggi dibanding pada November yang sbesar 0,23 persen. Pun halnya lebih tinggi bila dibandingkan dengan inflasi nasional yang sebesar 0,95 persen. “Tapi bila dibandingkan dengan Desember tahun 2014, laju inflasi Desember 2015 sebesar 2,73 persen. Jauh lebih rendag dibanding laju inflasi DEsember 2014 yang sebesar 8,22 persen,” ujarnya.

Pun halnya dengan inflasi sepanjang 2015, yang dinilai cukup baik karena dibawah angka maksimal yang ditetapkan pemerintah. Hal ini disebabkan karena harga-harga pada tahun 2015 jauh lebih terkendali bila dibandingkan tahun 2014,” ujarnya “Tahun l2014 inflasi cukup tinggi kenaikan BBM. Sedangkan 2015 kebalikannya beberapa kali terjadi penurunan, khususnya BBM. Hal ini salah satunya yang menyebabkan inflasi di Jawa Tengah dapat diredam,” imbuhnya. (dna/smu)