Hujan Semalaman, BKT Meluap

577
CUKUP TINGGI: Banjir yang menggenangi Jalan Kaligawe cukup tinggi dan mengganggu arus lalu lintas. Foto lain, luapan sungai BKT memasuki rumah warga. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
CUKUP TINGGI: Banjir yang menggenangi Jalan Kaligawe cukup tinggi dan mengganggu arus lalu lintas. Foto lain, luapan sungai BKT memasuki rumah warga. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
CUKUP TINGGI: Banjir yang menggenangi Jalan Kaligawe cukup tinggi dan mengganggu arus lalu lintas. Foto lain, luapan sungai BKT memasuki rumah warga. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
CUKUP TINGGI: Banjir yang menggenangi Jalan Kaligawe cukup tinggi dan mengganggu arus lalu lintas. Foto lain, luapan sungai BKT memasuki rumah warga. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Akibat hujan deras yang mengguyur Kota Semarang, Minggu (3/1) malam membuat sejumlah titik di kota itu terendam banjir. Bahkan sungai Banjir Kanal Timur (BKT) yang berlokasi di Kecamatan Gayamsari itu meluap sehingga menggenangi daerah sekitar.

Berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Semarang, titik-titik yang menjadi tempat bergenangnya air antara lain Kelurahan Sawah Besar, Kelurahan Tlogosari, Kelurahan Muktiharjo, Jalan Citarum, Jalan Kaligawe, Bundaran Bubakan, dan kawasan Kota Lama Semarang. Rata-rata tinggi air mencapai lutut orang dewasa sehingga mayoritas kendaraan yang melewatinya dipastikan mogok. Arus lalu lintas pun menjadi terhambat.

Seperti yang terjadi di Jalan Kaligawe menuju arah Kota Semarang. Air setinggi kurang lebih 30 sentimeter menggenangi jalan mulai perlintasan kereta api hingga SPBU Kaligawe Semarang. Akibatnya, sebagian pengendara balik arah mencari jalan alternatif melalui gang-gang kecil yang berada di perkampungan. Sementara pengendara lain tetap menerabas meski akhirnya banyak yang mengalami kendala pada mesin kendaraannya.