Manajemen Hotel Citra Dewi Dinilai Hambat Penyidikan

1102
TKP : Pot tanaman berjejer di depan garis polisi Hotel Citra Dewi, Bandungan, Kabupaten Semarang, merupakan TKP meninggalnya perempuan asal Jepara, Desi. (DHANI/JPNN)
TKP : Pot tanaman berjejer di depan garis polisi Hotel Citra Dewi, Bandungan, Kabupaten Semarang, merupakan TKP meninggalnya perempuan asal Jepara, Desi. (DHANI/JPNN)
TKP : Pot tanaman berjejer di depan garis polisi Hotel Citra Dewi, Bandungan, Kabupaten Semarang, merupakan TKP meninggalnya perempuan asal Jepara, Desi. (DHANI/JPNN)
TKP : Pot tanaman berjejer di depan garis polisi Hotel Citra Dewi, Bandungan, Kabupaten Semarang, merupakan TKP meninggalnya perempuan asal Jepara, Desi. (DHANI/JPNN)

UNGARAN-Penyidikan atas meninggalnya perempuan Jepara, Desi Aru Susanti, 38, di Hotel Citra Dewi, Bandungan, Kabupaten Semarang mengalami banyak kendala. Pasalnya, kejadian tersebut diduga ditutup-tutupi pihak manajemen hotel. Akibatnya, penyidik Polres Semarang kekurangan data penunjang, lantaran lokasi hotel sudah dibersihkan saat penyidik Reskrim Polres Semarang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Saat polisi datang ke TKP, di kamar 977 Hotel Citra Dewi, Bandungan, kondisinya sudah bersih, hanya ada korban Desi dan botol minuman. Sementara korban Widodo, 53, yang tidak sadarkan diri sudah dibawa ke Rumah Sakit Ambarawa,” ujar Kasatreskrim Polres Semarang, AKP Herman Sophian, Senin (4/1) kemarin.

Herman geram dengan manajemen Hotel Citra Dewi cenderung menutup-nutupi kasus tersebut. Bahkan, pihaknya menemukan adanya korban bernama Eko, warga Boyolali yang overdosis di kamar 976 Hotel Citra Dewi, justru saat melakukan penyidikan adanya korban meninggal Desi. “Mestinya setiap penemuan kejadian yang mengarah pada tindak kriminalitas dilaporkan ke polisi,” ujarnya.