Maling Gasak Rp 200 Juta di Dekat Polres

330

PEKALONGAN-Maling yang beraksi pada malam pergantian Tahun Baru 2016 lalu, terbilang nekat. Karena berani menyatroni rumah di dekat Mapolres Pekalongan Kota. Atas kejadian tersebut pemilik rumah menderita kerugian sekitar Rp 200 jutaan. Selain itu, maling juga menggasak receiver CCTV untuk menghilangkan jejak.

Atas kejadian tersebut, sang empu rumah Franky Setiawan, 32, baru melaporkan pencurian yang terjadi pada malam tahun baru 31 Desember lalu tersebut pada Senin sore (4/1) kemarin.

Yang mengejutkan, rumah korban yang beralamat di Jalan Diponegoro Nomor 5 CE Dukuh Pekalongan Utara, Kota Pekalongan itu satu jalan dengan Mapolres Pekalongan Kota.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan melalui Kasatreskrim AKP Supadi mengatakan pencurian tersebut memang terjadi pada malam tahun baru. Namun pencurian tersebut baru ketahuan pukul 16.00, oleh karyawan korban, Yudi Sentosa, 42, warga Sampangan Gang 2 nomor 29 Sampangan Pekalongan Timur Kota Pekalongan yang datang ke TKP untuk mengembalikan mobil.

Namun setelah selesai memasukkan mobil ke garasi, Yudi curiga lanatran pintu depan rumah bosnya rusak. Karena curiga, Yudi menghubungi ke kantor. Kemudian temannya, Adi, 25, seorang petugas kebersihan warga Noyontaan Kota Pekalongan datang.

Akhirnya keduanya mengecek ke dalam rumah dan didapati barang-barang banyak yang hilang. Di antaranya, 1unit TV 55 inchi merek Samsung, 1 unit TV 40 inchi merek Samsung, perhiasan emas total kurang lebih 20 gram, 1 unit DVD merek Samsung, 1 unit PS3 merek Sony dan kunci-kunci sudah tidak ada atau hilang.

“Yang membuat kami agak kesulitan adalah pencuri mengambil 1 unit receiver CCTV. Sehingga data siapa yang keluar masuk rumah tidak bisa dideteksi. Atas kejadian ini, kerugiannya sebesar Rp 200 juta. Kini pelaku masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” tuturnya. (han/ida)