Semarang Utara Tertinggi Jumlah Penderita HIV/AIDS

1998

Print

SEMARANG – Lima kecamatan di Kota Semarang memiliki jumlah penderita HIV/AIDS tertinggi. Menurut data yang dimiliki LSM Graha Mitra Semarang, kelima kecamatan tersebut adalah Semarang Utara, Semarang Barat, Tembalang, Pedurungan, dan Semarang Timur.

Program Manager LSM Graha Mitra Semarang, Dian Sulistianto, mengatakan, data 2011 hingga 2015 lalu, di wilayah Kecamatan Semarang Utara ditemukan 74 kasus HIV/AIDS, disusul Semarang Barat sebanyak 71 kasus, lalu Tembalang dan Pedurungan masing-masing 55 kasus, serta Kecamatan Semarang Timur sebanyak 51 kasus. Penderita penyakit mematikan ini rata-rata berusia produktif antara 21-50 tahun.

”Dari tahun ke tahun trennya pasti naik. Hal ini dikarenakan gaya hidup masyarakat dan perilaku yang berisiko tertular HIV/AIDS,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia menuturkan, hampir semua kecamatan yang ada di Kota Semarang sulit meningkatkan peran masyarakat untuk mengikuti sosialisasi dan melakukan tes VCT. Bahkan yang lebih memprihatinkan lagi, pada 2015 lalu, ada dua orang dengan HIV/AIDS (ODHA) meninggal dunia. ”Kesulitannya adalah meningkatkan peran orang yang berisiko untuk lebih terbuka dan mau melakukan tes VCT. Sudah ada dua ODHA yang meninggal diketahui usia anak-anak,” tuturnya.