Sosialisasi Perda KTR di Masjid hingga Tempat Bermain Anak

593
RUMAH SAKIT: Petugas Satpol PP Kota Semarang memasang pengumuman Kawasan Tanpa Rokok di RSUD Kota Semarang, Kamis (31/12) kemarin. (M HARYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RUMAH SAKIT: Petugas Satpol PP Kota Semarang memasang pengumuman Kawasan Tanpa Rokok di RSUD Kota Semarang, Kamis (31/12) kemarin. (M HARYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG- Satpol PP Kota Semarang terus menggalakkan sosialisasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di berbagai tempat di Kota Semarang. Kali ini, lokasi yang menjadi target sasaran meliputi perkantoran, masjid atau tempat ibadah, serta tempat bermain anak. KTR sendiri berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok. KTR diberlakukan di ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan produksi, penjualan, iklan, promosi, termasuk penggunaan rokok.

Kabid Transtibunmas Satpol PP Kota Semarang, Kusnandir, mengatakan, berbagai hasil penelitian, asap rokok lebih berbahaya bagi perokok pasif. Sehingga Pemkot Semarang berkewajiban membuat Perda Nomor 13 Tahun 2013 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

“Diterbitkannya perda ini untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat baik fisik, mental, spiritual maupun sosial agar berpola hidup sehat,” ujarnya di sela sosialisasi KTR di salah satu masjid di Kota Semarang kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (31/12), kemarin.