Targetkan Tekan Angka Kecelakaan

395

PEKALONGAN-Walaupun angka kriminalitas selama 2015 di Kota Pekalongan terbilang mengalami penurunan, ada sejumlah kasus menonjol yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) jajaran Polres Pekalongan Kota. Terutama pencurian di 4 konter besar yang belum terungkap hingga sekarang serta jumlah kasus kecelakaan yang menyebabkan orang meninggal masih tinggi.

Kapolres AKBP Luthfie Sulistiawan, melalui Wakapolres Kompol Mashudi mengatakan bahwa kasus kriminalitas tahun 2014 tercatat 358 kasus. Sedang pada tahun 2015, angka kejahatan mencapai 331 kasus sehingga mengalami penurunan 27 kasus. Kemudian soal penyelesaian perkara pada 2014 terselesaikan 199 kasus, sedangkan tahun 2015 terselesaikan 210 kasus.

Adapun kasus menonjol yang belum terungkap, salah satunya pencurian ponsel yang terjadi di empat lokasi. Mashudi menegaskan, kasus yang yang belum terungkap akan terus diselidiki. ”Itu (kasus pencurian ponsel, Red) menjadi salah satu tunggakan kasus. Ke depan, akan ditindaklanjuti jajaran Satreskrim,” ujar Kompol Mashudi.

Dibeberkannya, beberapa kasus yang belum terselesaikan antara lain, pencurian yang terjadi di Toko Megacom di Jalan Manggis Nomor 45 Pekalongan Timur. Kemudian pencurian di Toko Orion Computer di Jalan Kartini Nomor 4 Keputran, Pekalongan Timur.

Selain itu, pencurian yang menimpa Toko El Shinta Computer di Jalan Sultan Agung Nomor 152 Pekalongan Timur dan pencurian di konter Lima-Lima Phone di Jalan Hayam Wuruk Nomor 55, Pekalongan Barat.

Karena itulah, pihaknya mendapat tugas agar menekan angka kematian di jalan raya. Karena selama tahun 2015, ada 28 pengguna jalan yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Termasuk yang tertabrak kereta api. “Angka kecelakaan tahun 2015 itu meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2014 yang hanya 24 orang,” tandasnya.

Padahal baru beberapa hari kemarin, jalanan di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota, tepatnya di Jalan Gatot Subroto Banyuurip terjadi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan pengendara motor Yamaha. “Ini karena pengendara kurang hati-hati saat menyelip kendaraan lain, sehingga kena belakang truk, sehingga jatuh dan meninggal dunia di tempat,” tandasnya. (han/ida)