Harus Perhatikan Lingkungan Sekitar

418
Sudharto P. Hadi (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Sudharto P. Hadi (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Sudharto P. Hadi (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Sudharto P. Hadi (DOK/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Megaproyek Pearl of Java yang bakal dibangun PT Indo Perkasa Usahatama (IPU) di lahan reklamasi kawasan Marina, Semarang Barat harus memperhatikan daerah di sekitar pantai. Sebab, saat ini proses reklamasi yang berjalan di Indonesia cenderung memiliki dampak buruk bagi lingkungan sekitar.

”Jika melihat kondisi pantura saat ini, reklamasi pantai menjadi masalah krusial,” kata Pakar Lingkungan Universitas Diponegoro (Undip), Sudharto P. Hadi, menanggapi rencana pembangunan kota mandiri yang awalnya bernama Semarang Waterfront Township tersebut.

Dikatakan, pembangunan di bibir pantai yang bersifat masif akan memengaruhi pola arus ombak, yang bisa berakibat terjadinya pola arus lepas kemudian bisa menghantam daerah di sekitarnya. ”Sepanjang Pantura mulai Rembang sampai ke arah barat juga terjadi demikian,” ujarnya.